ITB Bintuni Perkuat Mutu Akademik, Tiga Program Studi Raih Status Terakreditasi

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 1

“ITB Bintuni Lengkapi Tiga Prodi Terakreditasi, Pendidikan Informatika Resmi Raih Status Akreditasi Pertama”

 

BINTUNI, inspirasipapua.id — Upaya Institut Transformasi Bintuni (ITB) memperkuat mutu pendidikan tinggi di Kabupaten Teluk Bintuni terus menunjukkan perkembangan. Program Studi Pendidikan Informatika pada jenjang Sarjana resmi memperoleh status Terakreditasi Pertama dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan LAMDIK Nomor 2352/SK/LAMDIK/Ak-PSB/S/XI/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 3 November 2026. Dengan keputusan ini, ITB Bintuni kini memiliki tiga program studi yang telah memperoleh status akreditasi, setelah sebelumnya Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) lebih dahulu terakreditasi.

Dalam keputusan tersebut, LAMDIK menyatakan Program Studi Pendidikan Informatika ITB Bintuni telah memenuhi syarat minimum akreditasi. Status Terakreditasi Pertama itu berlaku mulai 25 November 2025 hingga 30 Agustus 2028 dan tidak dapat diperpanjang.

Pencapaian ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan ITB Bintuni sebagai lembaga pendidikan tinggi di daerah. Bertambahnya program studi yang terakreditasi diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda Teluk Bintuni untuk mengakses pendidikan sarjana tanpa harus selalu meninggalkan daerah.

Namun, status Terakreditasi Pertama juga membawa tanggung jawab bagi perguruan tinggi. Akreditasi bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan pijakan awal untuk membangun kualitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi dosen, memperkuat tata kelola akademik, serta memastikan lulusan memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi.

Terlebih, Pendidikan Informatika berada dalam bidang keilmuan yang terus berkembang. Penguasaan teknologi informasi, literasi digital, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan menjadi bekal penting bagi calon tenaga pendidik maupun sumber daya manusia di era transformasi digital.

Dengan terakreditasinya tiga program studi, tantangan berikutnya bagi ITB Bintuni adalah menjaga konsistensi mutu dan meningkatkan kualitas akademik secara berkelanjutan. Sebab, ukuran keberhasilan perguruan tinggi tidak berhenti pada jumlah program studi yang terakreditasi, tetapi juga pada kualitas lulusan dan kontribusinya bagi pembangunan daerah.

Bagi Teluk Bintuni, perkembangan ini menjadi harapan bahwa perguruan tinggi lokal dapat terus tumbuh sebagai ruang pembentukan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di tanah sendiri.

(MA/red/inspirasipapua.id)

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *