Minggu Kasih Jadi Ruang Dialog, Kapolres Ajak Jemaat Rawat Kerukunan

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 0

“Kapolres Marully Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas, Toleransi dan Kepedulian Jadi Kunci Keamanan”

BINTUNI, inspirasipapua.id— Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Peran serta masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaat gereja, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Pesan itu disampaikan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., saat melaksanakan program Minggu Kasih bersama jemaat Gereja GPDI Eksousia Kilometer 4, Bintuni, Minggu (8/11/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 WIT tersebut, Marully mengajak seluruh jemaat untuk tidak hanya mengandalkan aparat kepolisian, tetapi juga mengambil bagian dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurut dia, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan, kepedulian, dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, serta toleransi antarumat beragama perlu terus dipelihara.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai langkah awal mencegah potensi gangguan keamanan. Persoalan yang muncul di tengah masyarakat, kata dia, perlu disikapi dengan komunikasi dan penyelesaian yang baik agar tidak berkembang menjadi konflik.

Selain menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Teluk Bintuni turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 kepada jemaat.

Layanan tersebut menjadi saluran komunikasi masyarakat dengan kepolisian untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun meminta bantuan ketika menghadapi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan mengetahui bahwa bantuan kepolisian dapat diakses melalui layanan 110. Warga juga diimbau tidak ragu memanfaatkan saluran tersebut apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan petugas.

Sosialisasi layanan 110 sekaligus menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kecepatan merespons laporan dan kemudahan akses menjadi unsur penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.

Pendeta Siska Koyong mengapresiasi kehadiran Kapolres bersama jajaran di tengah jemaat. Ia menyampaikan terima kasih atas imbauan dan pesan Kamtibmas yang diberikan secara langsung kepada masyarakat gereja.

Menurut dia, kegiatan seperti Minggu Kasih perlu terus dilaksanakan karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian.

Program Minggu Kasih menjadi salah satu pendekatan humanis Polri untuk membangun komunikasi dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keamanan bukan semata-mata urusan aparat.

Melalui keterlibatan tokoh agama, jemaat, dan seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga Teluk Bintuni tetap aman dan harmonis diharapkan tumbuh dari lingkungan terkecil. Sebab, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui persaudaraan, toleransi, kepedulian, dan tanggung jawab bersama.

**(MA/Inspirasi Papua)**

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *