Views: 975
BTM–CK Naik Signifikan di PSU: Relawan Kompak Kawal Hingga Penetapan 16 Agustus
Laporan: Redaksi KADATE/ Inspirasi Papua
JAYAPURA – Sabtu, 09 Agustus 2025. Putaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) kali ini membawa kabar gembira bagi pendukung pasangan Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM–CK). Berdasarkan data sementara yang masuk, pasangan nomor urut 1 ini berhasil mencatat lonjakan suara signifikan dibanding hasil sebelumnya. Para relawan menyebutnya sebagai “kasih lambung besar” – istilah lokal untuk menggambarkan kenaikan yang menonjol dan penuh harapan.
Namun, euforia kemenangan tidak membuat barisan pendukung lengah. Sejak penghitungan di tingkat distrik hingga kabupaten, para relawan dan simpatisan terus menjaga suara rakyat agar tetap utuh hingga tahap akhir. Mereka berkomitmen mengawal proses rekapitulasi di KPU Provinsi Papua, yang dijadwalkan berakhir pada penetapan resmi tanggal 16 Agustus 2025.
“Ini bukan hanya soal kemenangan pasangan BTM–CK, tapi kemenangan harga diri rakyat Papua. Kita harus tetap satu barisan sampai titik akhir,” ujar salah satu koordinator relawan Lapago–Mepago di Jayapura, Sabtu (9/8/2025).
Pemandangan kawalan suara ini terasa di berbagai titik strategis. Sejak pagi, kelompok-kelompok relawan tampak berkumpul di halaman kantor KPU, membawa spanduk dan tanda pengenal. Ada yang duduk di tikar sambil memantau data di ponsel, ada pula yang sibuk mengirim laporan real-time ke posko pusat.
Suasana hangat terlihat ketika para relawan dari berbagai kabupaten saling berbagi cerita dan makanan. Di sela keseriusan mengawal data, tawa dan canda tetap hadir. “Kami berjaga bukan karena curiga, tapi karena sayang. Sayang sama suara rakyat yang sudah kami perjuangkan,” kata seorang relawan perempuan asal Wamena yang sudah lama tinggal dan menetap di Jayapura sambil menyodorkan termos kopi panas.
Semangat ini mengingatkan kembali bahwa demokrasi di Papua bukan sekadar angka di kertas rekapitulasi. Di baliknya ada peluh, doa, dan harapan yang menyatu dari pegunungan hingga pesisir. Lonjakan suara BTM–CK di PSU hanyalah salah satu bukti bahwa rakyat ingin perubahan yang mereka yakini.
Kini, semua mata tertuju pada 16 Agustus 2025. Tanggal yang akan menjadi penentu resmi siapa yang memimpin Papua ke depan. Bagi barisan relawan BTM–CK, satu pesan yang dipegang teguh: jangan lepas genggaman, kawal hingga akhir. ***











