Asrama Dipalang, Untuk Sementara Pemkab Teluk Bintuni Kontrakkan Rumah Untuk Mahasiswa Di Jayapura

Asisten III Sekda Teluk Bintuni Izaac Laukoun, SH, MH. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 1

BINTUNI, InspirasiPapua.idMasalah Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni di Jayapura yang saat ini dipalang disebabkan adanya insiden dari salah satu penghuni asrama mahasiswa Teluk Bintuni yang terjadi beberapa waktu lalu dan belum terselesaikan sampai saat ini.

“Maka sesuai dengan perintah Bapak Bupati Teluk Bintuni penyelesaian masalah asrama mahasiswa asal Teluk Bintuni di kota study Jayapura yang saat ini dipalang. Hal tersebut sudah kami carikan solusinya namun tidak berarti kita selesaikan perkaranya.

Saya dan Kepala Bagian Administrasi Umum Pemerintahan Setda Teluk Bintuni mendapat tugas dari Bupati agar bagaimana mahasiswa kita itu untuk sementara bisa menempati kontrakan rumah yang layak huni agar mereka bisa tetap kuliah dan belajar dengan baik di kota study Jayapura .

Adapun perintah Bupati tersebut sudah kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Dimana kita sudah mendapat kontrakan rumah yang kamar-kamarnya ada enam unit milik masyarakat pengunungan atau pedalaman bermarga Tembuni yang melindungi anak-anak kita di sana.

Sedangkan mengenai penyelesaian masalah salah satu mahasiswa kita yang telah menabrak orang di Jayapura beberapa waktu lalu.  Itu bukan urusan pemerintah daerah kabupaten Teluk Bintuni tetapi itu urusan pribadi yang bersangkutan,” ungkap Asisten III Sekda Kabupaten Teluk Bintuni Izaac Loukoun, SH, MH, Senin (04/07/2022) kepada wartawan di Bintuni.

Lanjut Izaac Laukoun bahwa lebih cepat urusan pemalangan itu diselesaikan oleh pihak yang bersangkutan maka itu jauh lebih baik.

Dan setelah kita kesana mahasiswa asal Teluk Bintuni yang tadinya menempati asrama  mahasiswa yang masih dipalang itu sudah menempati tempat yang layak huni. Serta kita juga menyerahkan bahan pokok (Bapok) untuk mereka di sana.

“Terkait dengan pihak korban kita menunggu petunjuk dari pemerintah daerah kabupaten Teluk Bintuni dalam hal ini Bapak Bupati. Yang jelas kejadian itu adalah urusan pribadi bukan urusan pemerintah.

Jadi kita tinggal menunggu perintah dari pak Bupati yaitu apakah kita menggunakan Lembaga Hukum, itu kita belum tahu yang jelas harapan dari mahasiswa bahwa masalah itu harus segera diselesaikan agar mereka bisa kembali masuk ke asrama mahasiswa Teluk Bintuni tersebut.

Dan kita berharap agar pihak pelaku punya etikad baik agar berhubungan dengan pihak korban supaya masalah ini dapat diselesaikan dengan baik, karena itu bukan urusan pemerintah tetapi urusan pribadi.

Kami juga berpesan mudah-mudahan pemerintah bisa memediasi pihak pelaku dengan pihak korban agar persoalan ini cepat selesai dan mahasiswa bisa kembali ke asrama agar mereka dapat belajar kembali dengan baik dan  tenang. Dan tidak meresahkan orang tua mereka di Teluk Bintuni,” harap Loukoun.

Izaac Loukoun yang kesehariannya  juga dalah Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesbangpol Teluk Bintuni itu menyampaikan pesan Bupati kepada mahasiswa asal Teluk Bintuni di kota study Jayapura yang saat ini lagi kuliah harus kuliah dengan baik serta menjaga nama baik kabupaten Teluk Bintuni.

“Selain itu juga harus menjaga nama baik pribadi dan orang tua supaya hal-hal seperti itu jangan  terjadi lagi dan pesan itu yang kita sampaikan ke mereka dan mereka berjanji menyanggupi itu .

Dan kebetulan juga orang yang rumahnya kita kontrak  itu orangnya sangat disiplin sehingga mahasiswa tidak bisa keluar malam dengan sembarangan atau melakukan hal-hal yang tidak disiplin,” pungkas Laukoun. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *