Views: 11
“Kapolres Marully Apresiasi Kehadiran JMSI di Bintuni, Dorong Media Siber Lebih Profesional”
https://www.facebook.com/share/r/1HrFeYms23/
BINTUNI, inspirasipapua.id — Perusahaan media tidak cukup hanya cepat menyampaikan informasi. Di tengah derasnya arus berita digital, media juga dituntut menjaga akurasi, independensi, dan tanggung jawab kepada publik. Profesionalisme menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap pers tetap terjaga.
Kehadiran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Kabupaten Teluk Bintuni diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut, sekaligus menjadi wadah bagi perusahaan media untuk meningkatkan kualitas jurnalistik dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Harapan itu disampaikan Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., saat menerima silaturahmi pengurus JMSI Kabupaten Teluk Bintuni yang baru menerima mandat pembentukan kepengurusan, Kamis (29/10/2026). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolres, didampingi Kasi Humas Polres Teluk Bintuni, Iptu Ludfi Iha.
Silaturahmi tersebut dihadiri Muris Muhammad, Muhammad Iqbal, dan Rohmat Sugianto, yang menjadi bagian dari pengurus JMSI Kabupaten Teluk Bintuni di bawah kepemimpinan Ketua JMSI Papua Barat, Valentino Wanma.
Menurut Marully, kehadiran JMSI penting untuk membangun jaringan perusahaan pers yang lebih terorganisasi. Melalui wadah bersama, pemilik dan pengelola media diharapkan dapat memperkuat profesionalisme, menyamakan visi dalam pengembangan perusahaan, serta meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
“Dengan terbentuknya JMSI di Papua Barat, khususnya di Teluk Bintuni, saya berharap jaringan rekan-rekan media bisa lebih tertata dan terstruktur. Dengan demikian, media dapat menjalankan perannya sebagai corong informasi yang baik bagi pemerintah daerah, mitra-mitra terkait, Forkopimda, dan terutama masyarakat,” ujarnya.
Namun, profesionalisme media tidak hanya ditentukan oleh keberadaan organisasi. Kualitas pemberitaan juga bergantung pada ketelitian wartawan dalam memeriksa fakta, menguji informasi, dan memberikan ruang yang berimbang kepada pihak-pihak terkait.
Marully mengingatkan agar setiap informasi yang dipublikasikan berangkat dari peristiwa yang sebenarnya dan melalui proses verifikasi yang memadai. Dengan begitu, media tidak sekedar menjadi penyampai kabar, tetapi turut membantu masyarakat memahami persoalan secara utuh.
Di sisi lain, penguatan perusahaan pers juga menjadi bagian penting dari profesionalisme. Pengelolaan organisasi yang baik dan usaha media yang berkelanjutan dapat membantu perusahaan pers bertahan di tengah perubahan industri digital, tanpa mengorbankan independensi maupun etika jurnalistik.
Bagi media di daerah, tantangan tersebut tidak ringan. Pers harus mampu menyampaikan informasi secara cepat, tetapi tetap akurat; kritis terhadap persoalan publik, tetapi tetap berpegang pada fakta; serta membangun hubungan dengan berbagai pihak tanpa kehilangan jarak profesional.
Karena itu, JMSI diharapkan tidak hanya menjadi tempat berhimpunnya perusahaan media siber, tetapi juga ruang untuk memperkuat kapasitas, membangun kerja sama, dan mendorong tata kelola perusahaan pers yang lebih sehat.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi antara JMSI Kabupaten Teluk Bintuni dan Polres Teluk Bintuni. Sinergi keduanya diharapkan mendukung terciptanya ekosistem informasi yang sehat, dengan tetap menempatkan independensi pers, akurasi berita, dan kepentingan masyarakat sebagai landasan utama.
(MA/inspirasipapua.id)













