Views: 714
Misteri Hilangnya Kanisius di Hutan Meyom: Pencarian Terus Dilakukan oleh Warga dan Polisi
BINTUNI, Merdey – Sebuah insiden yang mengundang kecemasan tengah melanda warga Kampung Meyom, Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni. Seorang pemuda bernama Kanisius Ogoney (23) dilaporkan hilang saat hendak mencari umpan untuk memancing di hutan setempat sejak Kamis, 24 Juli 2025.
Berita hilangnya Kanisius Ogoney dibenarkan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, S.I.K, ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat malam, 25 Juli 2025.
Menurut Kapolres Hari, kronologis kejadian berawal kabar orang hilang ini diterima oleh petugas piket Polsek Merdey pada Jumat pagi, 25 Juli 2025 sekitar pukul 09.00 WIT. Tak menunggu lama, anggota Polsek langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk menindaklanjuti laporan dari keluarga.
Izin Cari Umpan, Tak Pernah Kembali
Kanisius meninggalkan rumah dengan niat sederhana—mencari cacing sebagai umpan untuk memancing ikan. Ia sempat berpamitan kepada istrinya, Delalia Imen (21), dengan mengatakan bahwa akan kembali dan mengajaknya memancing bersama di Kali Meyomdery.
Namun hingga malam tiba, Kanisius tak kunjung pulang. Kekhawatiran mulai menyelimuti hati sang istri dan keluarga. Mereka bersama warga segera menyisir hutan Meyom sejak malam hingga keesokan harinya, namun tak ditemukan jejak ke mana Kanisius pergi,” terang Kapolres.
Aksi Cepat Aparat dan Warga
Begitu menerima laporan, anggota piket Polsek Merdey langsung meluncur ke Kampung Meyom menggunakan sepeda motor dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIT. Di sana, polisi memeriksa saksi-saksi, termasuk Delalia Imen, untuk menggali informasi awal dan mengatur strategi pencarian.
Pada pukul 12.00 WIT, tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Merdey, pemuda distrik Merdey, dan keluarga korban mulai menyusuri hutan. Mereka menyisir setiap sudut rimba dengan harapan menemukan tanda-tanda keberadaan Kanisius.
Bripka Yeremia Asmorom dan Bripka Oktovianus LP, dua personel yang terlibat dalam pencarian, bersama sekitar 30 orang pemuda dari distrik Merdey menunjukkan dedikasi penuh dalam misi kemanusiaan ini. Pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIT karena kondisi hari mulai gelap dan medan yang cukup berat.
“Meski hasil belum ditemukan, keluarga diminta tetap tenang dan menjaga situasi kamtibmas. Aparat dan warga berencana melanjutkan pencarian pada Sabtu pagi, dengan harapan Kasinius dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Kapolres Hari.
Harapan di Tengah Kecemasan
Kehilangan orang tercinta di tengah hutan adalah mimpi buruk bagi siapa pun. Namun di balik kecemasan ini, tampak jelas solidaritas dan gotong royong masyarakat serta aparat keamanan di Distrik Merdey. Semua pihak bahu-membahu, menyatukan langkah demi menemukan Kanisius.
Misteri hilangnya pemuda ini menjadi perhatian warga setempat. Banyak yang berharap, pemuda tangguh dari Kampung Meyom itu hanya tersesat dan akan segera kembali ke pelukan keluarga.
Pihak berwenang menyatakan akan terus memberikan informasi terbaru seputar perkembangan pencarian. Sementara itu, doa dan dukungan dari masyarakat terus mengalir agar Kanisius segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami akan terus mencari. Mohon doa dari semua pihak agar adik kami Kanisius bisa segera ditemukan,” ucap salah satu tokoh pemuda di Merdey.
Hingga berita ini diturunkan, tim pencari masih bersiap untuk kembali masuk ke hutan keesokan paginya. Pihak Polsek Merdey juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas pencarian jika diperlukan. (Tim Redaksi KADATE/Inspirasi Papua)













