Views: 48
1.500 Pemuda GPdI Berkumpul di Bintuni, Bupati Yohanis Manibuy: Gereja Sedang Membangun Masa Depan Bangsa
BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Suasana Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni dipenuhi semangat dan sukacita saat sekitar 1.500 pemuda dan remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) dari berbagai daerah berkumpul mengikuti Youth Camp Pelayanan Pemuda Remaja Pantekosta (Pelprap) GPdI se-Papua Barat 2026, Selasa, 30 Juni 2026.
Peserta tidak hanya berasal dari seluruh kabupaten di Papua Barat, tetapi juga datang dari Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Pertemuan yang berlangsung hingga 3 Juli itu menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda Kristen.
Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga karena Teluk Bintuni dipercaya menjadi tuan rumah. Menurut dia, kehadiran ribuan peserta merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk memperkuat kebersamaan lintas daerah.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan hamba Tuhan yang datang dari berbagai wilayah Papua Barat, bahkan dari Papua Tengah dan Papua Pegunungan,” kata Yohanis.
Ia menilai Youth Camp bukan sekadar kegiatan rohani, tetapi juga ruang pembentukan karakter bagi generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman. Tema “Be Ready! Ini Aku, Utuslah Aku”, yang diambil dari Yesaya 6:8, dinilai menjadi panggilan bagi kaum muda untuk memiliki iman yang kuat, integritas, disiplin, serta kesiapan menghadapi perubahan di era digital.
Menurut Yohanis, derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi menuntut generasi muda memiliki kemampuan berpikir, belajar, dan memimpin tanpa kehilangan nilai-nilai keimanan.
Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan calon-calon pemimpin masa depan, baik sebagai pendeta, guru, tenaga kesehatan, akademisi, pengusaha, aparat keamanan, maupun pemimpin daerah dan bangsa yang memiliki karakter takut akan Tuhan.
“Ketika gereja menghasilkan generasi yang takut akan Tuhan, sesungguhnya gereja sedang membangun masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Direktur Bina Masyarakat Kristen Protestan Kementerian Agama RI, Luksen James Mayor, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurut dia, perhatian pemerintah terhadap pembinaan pemuda gereja merupakan investasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia.
Ia mengatakan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan masa sebelumnya. Karena itu, gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan.
“Kalau kita mencintai Tuhan, maka kita juga harus mencintai sesama manusia. Dari situlah lahir kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Luksen.
Ketua Panitia, Daniel Dudung, menjelaskan Youth Camp Pelprap GPdI merupakan agenda dua tahunan yang bertujuan mempererat persaudaraan pemuda, pemudi, dan remaja Pantekosta di Tanah Papua, khususnya Papua Barat. Kegiatan itu juga menjadi wadah pembinaan rohani, pengembangan kepemimpinan, serta peningkatan wawasan generasi muda.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta dijadwalkan mengikuti seminar rohani, pelatihan kepemimpinan, pembekalan manajemen di era digital, lomba keterampilan rohani, kegiatan alam terbuka, hingga Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).
Selain memberikan pembinaan spiritual, kegiatan tersebut diharapkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat Teluk Bintuni melalui meningkatnya aktivitas usaha selama ribuan peserta berada di daerah itu. Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan, Youth Camp Pelprap GPdI Papua Barat 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi muda Kristen yang beriman, berkarakter, serta siap mengabdi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Pembukaan Youth Camp Pelprap GPdI Papua Barat 2026 turut dihadiri Forkopimda, Direktur Bina Masyarakat Kristen Protestan Kementerian Agama RI Luksen James Mayor, Ketua Majelis Pusat GPdI Pdt. Dr. John Weol.
Ketua Majelis Daerah GPdI Papua Barat Pdt. Stefanus Kafiar, Ketua Komisi Daerah Pelprap GPdI Papua Barat sekaligus Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Yance Samonsabra, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Teluk Bintuni Jacomina Jane Mahdalena Fimbay, para pimpinan OPD di lingkup Pemda Teluk Bintuni diantaranya Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Teluk Bintuni Dominggus Pattykawa.
Serta par pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, para hamba Tuhan, serta sekitar 1.500 peserta pemuda dan remaja GPdI dari Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
***(Tim/red/MA/inspirasipapua.id)***













