Views: 54
BINTUNI, InspirasiPapua.id- Sejumlah tenaga kesehatan PKM Meyerga belum kembali ke tempat tugas masih menunggu petunjuk dari pemerintah dan pihak keamanan.
Tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas atau PKM Meyerga distrik Moskona Barat sebanyak 15 orang yang turun ke kota Bintuni untuk sementara waktu setelah pasca kejadian di distrik Moskona Barat yang menewaskan pekerja sipil di antara kampung Majnik dan Meyerga, Kamis (29/09/2022) lalu sampai saat ini belum kembali ke tempat tugas di Puskemas Meyerga distrik Moskona Barat dan masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah dan pihak keamanan.

“Saya selaku kepala dinas kesehatan pada prinsipnya ikut bertanggung jawab tentang pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga medis maupun para medis yang bertugas di hampir 24 Puskesmas maupun Pustu yang tersebar di kabupaten Teluk Bintuni.
Dimana terkait peristiwa yang terjadi diantara kampung Majnik dan kampung Meyerga di distrik Moskona Barat pada waktu itu demi keselamatan tenaga kesehatan yang ada di sana maka saya memerintahkan agar korban maupun pasien dievakuasi serta Nakes Puskesmas Meyerga agar sementara waktu kembali ke kota Bintuni sambil kita menunggu pentunjuk lebih lanjut dari pemerintah dan pihak keamanan.
Apabila situasi dan kondisi sudah aman maka mereka bisa kembali bertugas di sana karena ada beberapa target yang harus mereka selesaikan tahun ini di tempat tugas mereka di sana.
Sehingga hal tersebut yang membuat mereka mau kembali ke tempat tugas di Meyerga. Dimana beberapa hari yang lalu mereka menghubungi saya dan saya bilang sabar dulu saya harus hubungi pemerintah dan pihak keamanan. Kalau dijamin sudah aman maka mereka akan segera kembali ke sana,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni Franky D. Mobilala, SKM, M.Kes kepada wartawan, Rabu (13/10/2022) ketika dikonfirmasi di Kantor Dinas Kesehatan Teluk Bintuni di Kilometer 06 distrik Bintuni Timur.
Mobilala juga mengatakan bahwa belum lama ini pihaknya juga berduka cita dengan meninggalnya Kepala Puskesmas Meyerga almarhumah Margareta beberapa minggu lalu.














