Saat Jalan Baru Dimulai, Yohanis Manibuy dan Yasman Yasir Membawa Pesan tentang Ketulusan

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 4

Bupati Yohanis Manibuy dan Yasman Yasir Berbagi di Kampung Yaru: “Jangan Lihat Nilainya, Lihat Ketulusannya”

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Di sela agenda penting pembukaan akses jalan menuju wilayah selatan Teluk Bintuni, ada pemandangan yang mencuri perhatian warga Kampung Yaru, Distrik Aroba. Bukan suara alat berat atau prosesi adat semata, melainkan momen ketika Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy bersama Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Yasman Yasir turun langsung menyapa dan berbagi dengan masyarakat.

Kunjungan kerja yang berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026) itu memperlihatkan sisi lain dari aktivitas pemerintahan. Di tengah kerumunan warga, anak-anak, hingga para orang tua, Bupati menyerahkan bantuan sambil menyampaikan pesan sederhana yang sarat makna.

“Ketika memberikan dengan ketulusan, jangan lihat nilainya. Itu sedikit, tidak banyak,” kata Yohanis Manibuy di hadapan masyarakat.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa esensi berbagi bukan terletak pada besar kecilnya bantuan, melainkan pada niat untuk hadir dan peduli. Dalam kehidupan masyarakat Papua yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kekeluargaan, ketulusan sering kali menjadi ukuran utama dibanding besarnya materi.

Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Yasman Yasir turut mengambil bagian dalam aksi berbagi tersebut. Kehadiran keduanya disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berdialog dan bersalaman secara langsung dengan para pemimpin daerah.

Bagi masyarakat Kampung Yaru, perhatian seperti ini memiliki makna tersendiri. Wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi membutuhkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga kehadiran pemerintah yang mau mendengar dan melihat langsung kondisi masyarakat.

Kunjungan itu bertepatan dengan prosesi adat sebagai penanda dimulainya pembangunan ruas Jalan Yaru–Kasira Lama–Babo. Jalan tersebut diproyeksikan menjadi penghubung penting yang membuka keterisolasian sejumlah kampung di Distrik Aroba, memperlancar distribusi barang, mempermudah akses pelayanan dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Namun, pembangunan infrastruktur tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan pembangunan hubungan sosial. Itulah yang terlihat di Kampung Yaru. Setelah prosesi adat selesai, suasana berubah menjadi lebih hangat ketika Bupati, Yasman Yasir, dan rombongan berbaur bersama warga tanpa sekat.

Anak-anak tampak mendekat dengan penuh rasa ingin tahu, para orang tua menyampaikan harapan mereka, sementara para pemuda memanfaatkan kesempatan untuk berbincang langsung mengenai masa depan kampung mereka. Interaksi sederhana tersebut menghadirkan kesan bahwa pembangunan bukan hanya soal jalan yang dibuka, tetapi juga tentang membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.

Momen itu sekaligus menjadi pengingat bahwa kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat tidak selalu diukur dari besarnya bantuan yang dibawa. Bagi banyak warga, waktu, perhatian, dan kesediaan mendengar sering kali menjadi bentuk pelayanan yang paling berharga.

Melalui kunjungan ke Kampung Yaru, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menunjukkan bahwa pembangunan memiliki dua wajah yang harus berjalan beriringan: pembangunan infrastruktur untuk membuka akses, dan pembangunan kemanusiaan untuk memperkuat rasa memiliki serta kebersamaan. Di tengah semangat membangun wilayah selatan Teluk Bintuni, pesan tentang ketulusan yang disampaikan Bupati menjadi nilai yang diharapkan terus hidup bersama pembangunan itu sendiri.

***(Tim/red/MA/inspirasi Papua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *