Dana Otsus Dari Dinas  Pertanian Bintuni Untuk Masyarakat Wilayah Moskona Sudah Tepat Sasaran Dan Menyentuh

Bagikan berita ini

Visits: 105

Dana Otsus Dari Dinas  Pertanian Bintuni Untuk Masyarakat Wilayah Moskona Sudah Tepat Sasaran Dan Menyentuh

BINTUNI, InspirasiPapua id- Dana Otsus yang dikelolah melalui pihak ketiga oleh Dinas Pertanian pada 3 bidang yaitu bidang Peternakan, Tanaman Pangan dan Holtikultura serta bidang Perkebunan semuanya sudah berjalan tepat sasaran dan sangat dirasakan oleh petani Lokal yang ada di wilayah Moskona.

Dimana melalui dana Otsus Dinas Pertanian telah mendistribusikan atau memberikan bantuan ternak kepada petani lokal di wilayah Moskona yaitu di distrik Moskona Selatan ternak babi yang disalurkan sebanyak 20 ekor, Moskona Barat babi 30 ekor, ayam 183 ekor, Moskona Utara babi 20 ekor dan ayam 183 ekor.

“Di Dinas Pertanian ada 3 bidang yaitu bidang Pertenakan, bidang Perkebunan serta bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH).

Saya selaku honorer penyuluh di wilayah Moskona dengan wilayah kerja di distrik Moskona Selatan dan juga sebagai anggota Badan Pengurus Forum Anak-Anak 7 Suku Peduli Otsus Kabupaten Teluk Bintuni.

Melakukan pengawalan dana Otsus di Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni sekaligus sebagai penyuluh dan dipercayakan beberapa kepala bidang di dinas tersebut untuk mengawal dana Otsus agar betul-betul menyentuh di wilayah Papua atau khususnya di wilayah Moskona yang ada dibeberapa titik yaitu Moskona Selatan, Moskona Barat, Moskonan Utara, Merdey dimana kegiatannya betul-betul nyata setelah saya pantau dan kawal,” ungkap Penyuluh Dinas Pertanian Rudolof Orosomna, S.Hut, Senin (23/10/2023) kepada wartawan saat ditemui di Bintuni.

Menurut Rudolof Orosomna yang akrab dipanggil Rudi itu menyebutkan bahwa dirinya selaku penyuluh pertanian di wilayah kerja di distrik Moskona Selatan beserta petani lokal selaku pengguna dana Otsus di sana menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Teluk Bintuni sebagai Kepala Daerah, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bidang Peternakan, Kepala Bidang Perkebunan serta Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH).

“Dimana selama ini masyarakat tidak tahu dana Otsus seperti apa?. Namun melalui Forum Anak-Anak 7 Suku Peduli Otsus Kabupaten Teluk Bintuni kita bisa mengetahui bahwa dana Otus itu ada.

Tetapi dana Otsus selama ini tidak ada yang mempromosikan bahwa ini anggaran Otsus yang disalurkan pemerintah pusat sesuai dengan Perpres Nomor 106 dan 107 tentang pengelolaan dana Otus di Tanah Papua.

Dana Otsus benar-benar ada di Dinas Pertanian dan sangat menyentuh masyarakat lokal yang ada di beberapa distrik di wilayah Moskona.

Dimana pertama kegiatannya berupa ternak babi, ayam dari bidang peternakan dan bidang tanaman pangan dan hortikultura itu ada tanaman jangka panjang seperti bibit durian, jeruk dan lain-lain ditambah sayur-sayuran.

Kemudian dari bidang Perkebunan seperti bibit pala mereka adobsi belanja bibit-bibit untuk masyarakat orang Papua dan pihak ketiga juga orang asli Papua yang mengadakan bibit dan ternak,” papar Rudolof.

Salah satu pengurus Forapelo Kabupaten Teluk Bintuni juga itu menegaskan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni dalam pengunaan dana Otsus pertama, mengutamakan OAP 7 Suku dan juga Papua lainnya.

Pengelolaan dana Otsus di Dinas Pertanian itu sudah bagus dan sudah berjalan dan dilengkapi dengan dokumentasi yang semua jelas.

Setelah saya mengikuti penyaluran dana Otsus di wilayah Moskona kalau pengadaan bibit atau ternak itu harus punya lebel ada yang berbentuk spanduk dan ketika spanduk dibuka maka kita bisa tahu bahwa kegiatan itu adalah kegiatan Otsus.

Ketika kita serahkan bantuannya berupa ternak atau bibit sekaligus mereka buka spanduk agar datanya jelas itu kegiatan Otsus.

Harapan saya khusunya untuk dinas Pertanian pertama, agar program Otsus lebih meningkat lagi dan tidak bisa terputus harus jalan terus setiap tahunnya.

Kedua, saya minta kepada Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni agar melibatkan penyuluh di dalam pihak ketiga.

Dimana bukan kami yang mengelolah atau dengan sengaja mengambil suatu pekerjaan itu tidak seperti itu tetapi kami mengawal sampai dengan tuntas.

Dengan dokumentasi yang jelas semua dikembalikan ke dinas pertanian. Dan saya merelis penggunaan Dana Otsus di Dinas Pertanian ke media karena selama ini saya kawal betul sampai lokasi tempat tujuan dan betul-betul menyentuh sasaran orang Papua yang sebenarnya.

Bagaimana kita bisa kawal agar kontraktor itu bisa melakukan kegiatan itu sesuai yang diharapkan yaitu dapat menyentuh dan transparan kepada orang Papua.

Harapan saya di wilayah kerja penyuluh ada kelompok-kelompok di wilayah kerja masing-masing yaitu ada di pesisir, ada di gunung salah satunya yang ada di Moskona Selatan bantuan yang menggunakan dana Otsus ini warga Masyarakat harus manfaatkan dengan baik,” ujar Orosomna. (ahm-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *