Setelah APBD Ditetapkan, Bupati Bintuni Minta Perangkat Daerah Terus Berkarya Untuk Rakyat

Ketua DPRD Bintuni Simon Dowansiba menyerahkan dokumen Raperda APBD 2022 yang telah ditetapkan jadi Perda APBD Tahun 2022 Kepada Bupati Petrus Kasihiw. IP-IST
Bagikan berita ini

Views: 2

BINTUNI, InspirasiPapua.id Setelah DPRD Teluk Bintuni, Kamis (30/12/2021) telah menetapkan APBD Kabupaten Teluk Bintuni sebesar Rp. 1,9 Trilyun Lebih, Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT minta kepada perangkat daerah agar terus berkarya untuk rakyat apapun situasi dan kondisi yang terjadi.
“Setelah Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2022 yang telah diproyeksikan dan diformulasikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni diterima dan disetujui setelah melalui pembahasan pandangan akhir fraksi dari 4 fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Teluk Bintuni.

Nampak Bupati Petrus Kasihiw saat menyampaikan Pidato pada Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Teluk Bintuni. IP-IST

Yaitu Fraksi NasDem Bersatu, Fraksi Persatuan Indonesia, Fraksi Golongan Karya (Golkar) serta Fraksi Pembangunan Demokrasi Nasional sebesar Rp. 1.917.670.849.200 (satu trilyun sembilan ratus tujuh belas milyar enam ratus tujuh puluh juta delapan ratus empat puluh sembilan ribu dua ratus rupiah).
Terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp. 50 Milyar, pendapatan transfer 1 Trilyun 862 Milyar 670 Juta 849 Ribu 200 Rupiah, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 0 rupiah.

Sementara rencana belanja daerah tahun 2022 disetujui sebesar Rp. 1.917.670.849.200 yang terdiri dari belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer.
Dengan formulasi anggaran belanja tersebut pemerintah daerah tidak menganut defisit tetapi lebih pada pengalokasian anggaran secara maksimal sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Setelah mengikuti proses dan tahapan persidangan di DPRD Kabupaten Teluk Bintuni mulai dari penyerahan, pembahasan dan persetujuan KUA dan PPAS APBD Tahun 2022 sampai dengan pembahasan dan penutupan Masa Sidang III DPRD Kabupaten Teluk Bintuni tanggal 30 Desember 2021 maka persetujuan dan penetepan terhadap Raperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2022 merupakan sebuah momentum yang dinanti-nantikan oleh seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Teluk Bintuni,” ungkap Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Kamis (30/12/2021) saat menyampaikan Pidato Bupati Teluk Bintuni.

Pada Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Masa Sidang III Tahun 2021 dengan agenda Persetujuan dan Penetapan Raperda APBD Tahun Anggaran 2022 menjadi Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2022 yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Herlina Husain bertempat di Aula Kantor Sementara DPRD Kabupaten Teluk Bintuni di Ruko Panjang Lantai II Kalikodok distrik Bintuni.

Bupati juga mengatakan bahwa semua itu terjadi karena berkat dan kasih sayang serta anugerah Tuhan yang luar biasa di tengah pergumulan merayakan Natal 25 Desember 2021 dan penantian menyambut Tahun Baru 2022.

“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi serta terima kasih yang tulus kepada pimpinan DPRD dan anggota DPRD, Ketua dan anggota Banggar, Ketua dan anggota Bapemperda, Ketua dan anggota TAPD, Sekretariat DPRD beserta seluruh staf yang telah ikut memberikan dukungan sehingga Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Teluk Bintun tahun 2021 dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” papar Bupati.

Orang Nomor Satu Kabupaten Teluk Bintuni itu juga menyampaikan terima kasih yang tulus dan apresiasi serta penghargaan kepada anggota Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Plt. Sekda beserta Asisten Sekda dan pimpinan perangkat daerah serta para kepala distrik, seluruh aparatur sipil negara, Ketua LMA 7 Suku, pimpinan oraganisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat yang telah menghadiri dan mengikuti tahapan persidangan DPRD hingga sidang paripurna penutupan.

“Pada kesempatan ini saya juga mengingatkan suatu pesan moral dari seorang filsuf yang populer dengan kalimat Salus Populi Suprema Lex Esto artinya bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat merupakan hukum tertinggi.

Wakil Ketua I DPRD Bintuni Herlina Husain saat memimpin Penutupan Sidang Paripurna DPRD Teluk Bintuni tahun 2021 dengan agenda Persetujuan dan Penetapan Raperda APBD menjadi Perda APBD Tahun 2022. IP-IST

Dimana pesan moral tersebut mengingatkan kita bahwa apapun kondisi dan situasi yang kita hadapi saat ini, kita tidak boleh berhenti untuk terus berkarya bagi rakyat, untuk mengantar rakyat Sisar Matiti di kabupaten yang memiliki visi terwujudnya kabupaten Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif dan berdaya saing,” ungkap Bupati Bintuni.

Bupati Bintuni juga menyebutkan bahwa tidak terasa waktu terus berjalan dan telah tiga ratus enam puluh empat hari kita bekerja dan berada di tahun 2021 dan hanya menyisakan 1 hari menjelang datangnya Tahun Baru 2022.
“Sungguh tidak terasa karena kabupaten Teluk Bintuni ini memiliki dinamika yang sangat luar biasa.

Kabupaten yang menjadi kebanggaan Provinsi Papua Barat dan menjadi kebanggan kita semua akan kembali kita kawal dalam proses pembangunan di tahun 2022.

Berbekal anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022 kita memastikan kabupaten Teluk Bintuni Tanah Sisar Matiti akan mampu mewujudkan masyarakat yang damai, maju, produktif dan berdaya saing dalam bingkai keberagaman dan keharmonisan.

Tuhan telah memberi kita waktu, sama-sama di 24 jam sehari semalam walaupun kita memiliki cara yang berbeda untuk memanfaatkan waktu itu, tetapi kita harus memastikan hasil sama dalam membangun kabupaten Teluk Bintuni.

Semoga dengan tugas dan tanggungjawab dimasing-masing tempat akan menjadi sinergi dan kolaborasi yang positif di Tahun Baru 2022.
Sehingga kita dapat menyaksikan berbagai kemajuan pembangunan dan tugas kemasyarakatan,”jelas Bupati.
Bupati dalam pidatonya juga berpesan bahwa saat segala sesuatu tidak mudah dan pada saat segala sesuatu menjadi mudah.

“Maka kita harus percaya bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa adalah penolong kita, kita tidak boleh saling menyalahkan, tetapi kita harus saling menguatkan.
Karena itu rawatlah Cintamu dengan kesetiaan yang dalam karena berbekal kesetiaan kita akan berjalan dalam kebersamaan, hingga terwujudnya kabupaten Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif dan berdaya saing.
Berikanlah kebaikanmu kepada rakyat, seolah-olah kita sedang menolong diri kita karena semua kebaikan, tidak akan sia-sia dihadapan Tuhan.,” ujar Bupati Petrus Kasihiw.

Diakhir sambutannya Bupati Bintuni alumni Pasca Sarjana UGM itu mengatakan bahwa atas nama peribadi dan keluarga, pemerintah daerah kabupaten Teluk Bintuni, memohon maaf atas salah, khilaf dan keliru yang tak disengaja disepanjang tahun 2021.

Seraya memohon kebersamaan untuk berjumpa dalam tugas dan tanggung jawab demi kemajuan Tanah Sisar Matiti. Tanah pengharapan, Tanah yang diberkati di tahun 2022. Selamat memasuki Tahun 2022 semoga kita semua sehat, bahagia dan sejahterah,” ujar Bupati Petrus Kasihiw. (01-IP)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *