Dana Otsus Di Dinas Pertanian Bintuni Untuk OAP Diberikan Ternak Dan Bibit Buah-Buahan

Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Bintuni Ester ketika menyerahkan bantuan ternak kepada masyarakat OAP di Bintuni.IP-IST
Bagikan berita ini

Views: 111

Dana Otsus Di Dinas Pertanian Bintuni

Untuk OAP Diberikan Ternak Dan Bibit Buah-Buahan

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Pengelolaan dana otonomi khusus (Otsus) di Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni sangat menyentuh untuk Orang Asli Papua (OAP) terutama untuk masyarakat 7 Suku kabupaten Teluk Bintuni dan masyarakat Papua lainnya.

Dimana melalui dana Otsus OAP diberikan bantuan langsung berupa ternak babi dan ayam maupun bibit buah-buahan.

Anggota Forapelo Teluk Bintuni Rudolof Orosomna, S.Hut ketika monitoring dana Otsus di bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Bintuni.IP-IST

Hal itu terungkap setelah anggota Forum Anak Asli 7 Suku Peduli Otsus (Forapelo) Kabupaten Teluk Bintuni Rudolof Orocomna, S.Hut dan Andrianus Ogoney mendapatkan rekomendasi dari Ketua Forapelo Kabupaten Teluk Bintuni Agustinus Orosomna, SH untuk melakukan kegiatan monitoring pengelolaan dana Otsus di Dinas Pertanian Kabupatenn Teluk Bintuni.

“Adapun pengelolaan dana Otsus di Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni yang kami monitoring yaitu pada Bidang Peternakan dan Bidang Holtikultura atau HPH.

Setelah kami melakukan pantauan pada 2 bidang di dinas Pertanian yang mengelola dana Otsus yaitu bidang Peternakan dan bidang Holtikultura atau HPH yang memberikan bantuan langsung kepada masyarakat OAP benar-benar dapat menyentuh masyarakat OAP yang ada di kabupaten Teluk Bintuni.

Nampak masyarakat mendapatkan bibit buah-buahan dari Bidang Holtikultura atau HPH pada Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni yang bersumber dari Dana Otsus. IP-IST

Pengelolaan dana Otsus di bidang Peternakan dengan kepala bidang Ibu Ester langsung menyentuh di masyarakat OAP mereka mendapat bantuan langsung ternak babi dan ayam. Kemudian bidang Holtikultura dengan kepala bidang Abraham Inanosa juga langsung menyentuh kepada masyarakat OAP baik 7 Suku Asli Teluk Bintuni maupun Papua lainnya yang tinggal di Bintuni dimana mereka mendapatkan bantuan langsung berupa bibit atau anakan buah-buahan,” ungkap Rudolof  Orosomna kepada media ini, Selasa (16/05/2023) ketika diwawancarai di Bintuni.

Rudolf juga menjelaskan bahwa kedua bidang tersebut memberikan bantuan langsung kepada masyarakat OAP. Dimana pada bidang peternakan memberikan bantuan berupa ternak seperti ternak babi, ayam.

“Kemudian bidang Holtikultura juga langsung memberikan bantuan berupa bibit atau anakan buah-buahan langsung kepada masyarakat OAP.

Dimana kedua bidang tersebut benar-benar telah memberikan bantuan yang sangat menyentuh kepada masyarakat OAP Bintuni.

Nampak Rudolof Orocomna ketika turun ke pasar sentral Bintuni mendata OAP yang berjualan hasil kebun untuk mendapatkan bantuan modal usaha yang bersumber dari dana Otsus.TP-IST

Pada kesempatan ini saya bersama Adrianus Ogoney  menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yakni Bupati Teluk Bintuni sebagai Kepala Daerah di Kabupaten Teluk Bintuni. Dan saat ini bukan lagi dirinya yang melakukan monitoring di Dinas Pertanian Bintuni.

“Tetapi yang sekarang direkomendasikan Forapelo untuk melakukan monitoring di dinas tersebut adalah saudara Oskar Ibori dan Andrianus Ogoney.

Sedangkan saya sekarang direkomendasikan oleh Forapelo untuk melakukan monitoring pengelolaan dana Otsus bantuan modal usaha untuk OAP di Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Teluk Bintuni.

Rudolof Orosomna ketika berfose dengan mama-mama OAP yang sedang berjualan hasil kebun. IP-IST

Dimana saat ini saya sementara melakukan pendataan kepada AOP untuk mendapatkan bantuan modal usaha yaitu yang pertama untuk 7 Suku Asli Teluk Bintuni dan Papua lainnya.

Dimana kami sudah melakukan pendataan mulai dari pondok-pondok pinang dari Pasar Sentral Bintuni dan sepanjang jalan utama sampai ke Kilo 9.

Hasilnya belum kami peroleh karena kita sementara melakukan pendataan kepada masyarakat OAP lebih dulu. Yaitu kepada masyarakat 7 Suku dan Papua lain yang ada di kabupaten Teluk Bintuni.

Kami juga berharap semoga pendataan OAP semuanya bisa terealisasi agar masyarakat OAP bisa segera mendapatkan modal usaha meski sedikit untuk orang asli Papua terutama 7 Suku kemudian Papua lainnya  sehingga mereka bisa menjalankan usaha mereka,” pungkas Rudolof. [ahd-IP

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *