Views: 247
Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mansinam 2025: Menuju Indonesia Emas Lewat Ketertiban Berlalu Lintas
Laporan: Tim Redaksi KADATE | Inspirasi Papua
BINTUNI, 14 Juli 2025 — Suasana pagi di halaman Upacara Mapolres Teluk Bintuni tampak berbeda dari biasanya. Deretan pasukan berseragam rapi berdiri tegap mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mansinam 2025, yang berlangsung khidmat dan tertib. Apel ini menjadi simbol dimulainya rangkaian operasi selama 14 hari, terhitung sejak 14 hingga 27 Juli 2025.
Mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, kegiatan ini bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan kecelakaan, dan meningkatkan disiplin serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Kolaborasi Lintas Sektor, Wujud Nyata Komitmen Bersama
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hari Susanto, S.I.K, selaku Inspektur Upacara, dan diikuti jajaran dari berbagai unsur TNI-Polri serta instansi pemerintahan, antara lain Kodim 1806, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Subdenpom.
Dalam amanatnya yang membacakan sambutan Kapolda Papua Barat, Kapolres menegaskan pentingnya operasi ini sebagai bagian dari cipta kondisi pasca Hari Bhayangkara ke-79 dan menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.
“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kegiatan seperti ini tidak akan berhasil tanpa sinergi lintas sektor,” ucap Kapolres.
Capaian dan Tantangan di Tahun Sebelumnya
Data dari Operasi Patuh Mansinam 2024 mencatat adanya:
Penurunan kejadian kecelakaan: dari 12 kejadian (2023) menjadi 8 kejadian (2024)
Jumlah korban meninggal dunia meningkat: dari 2 orang (2023) menjadi 3 orang (2024)
Korban luka berat tetap: 3 korban
Korban luka ringan menurun drastis: dari 17 korban menjadi 6 korban
Kerugian material turun dari Rp27 juta menjadi Rp15,1 juta
Sementara dari aspek penegakan hukum:
511 pelanggar ditilang secara manual, naik 34% dari tahun sebelumnya
2.173 teguran diberikan, meningkat 63% dari tahun 2023.
Operasi Humanis: Edukasi Lebih Dulu, Penegakan Kemudian
Operasi Patuh Mansinam 2025 tidak semata-mata penegakan hukum, namun juga sarat pendekatan humanis melalui:
1. Deteksi dini dan pemetaan rawan laka serta kemacetan
2. Penyuluhan dan pemasangan baliho, stiker, serta publikasi di media
3. Edukasi melalui kegiatan tatap muka seperti “ngopi bareng”, “cangkrukan”, dan “kumpul bareng” komunitas otomotif roda dua (R2) dan roda empat (R4).
Tujuh Fokus Penindakan Pelanggaran
Ada tujuh prioritas sasaran pelanggaran lalu lintas dalam Operasi Patuh 2025:
1. Pengemudi menggunakan ponsel saat berkendara
2. Pengendara di bawah umur
3. Pengendara R2 berboncengan lebih dari 1 orang.
4. Tidak menggunakan helm (R2) dan safety belt (R4).
5. Mengemudi dalam pengaruh alkohol
6. Melawan arus
7. Kendaraan menggunakan knalpot bising/tanpa TNKB
Arahan Moral dan Tugas Polri di Jalan Raya
Dalam sambutannya, Kapolda Papua Barat berpesan kepada seluruh jajaran agar:
Bertakwa dan berdoa sebelum bertugas
Tidak melakukan pelanggaran kontra produktif
Menjaga marwah Polri sebagai pelindung dan pelayan
Menjadi contoh dalam etika berlalu lintas
Bertindak profesional agar Polri kembali disegani
Menuju Indonesia Emas 2045
Operasi ini bukan sekadar razia lalu lintas, melainkan bagian dari upaya jangka panjang menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) menuju Indonesia Emas 2045.
“Setiap individu harus menyadari keselamatan lalu lintas adalah hak dasar yang harus dijaga. Ketika semua pihak sadar dan disiplin, Indonesia yang aman, tertib, dan maju bukanlah angan,” pungkas Kapolres.
Operasi Patuh Mansinam 2025 adalah cermin kolaborasi, dedikasi, dan harapan. Karena tertib di jalan, adalah langkah awal menuju masa depan gemilang.
Hadir dalam Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mansinam 2025, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, SE, MH, Forkopimda Teluk Bintuni, beberapa pimpinan OPD serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan serta tokoh pemuda. ***













