Pj. Gubernur PB Direncanakan Akan Resmikan Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni

Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, SH bersama mantan Kepala Dinas PMK Bintuni Lince Idorway serta Kepala Dinas PMK Bintuni H. Haris Tahir Kaitam ketika meninjau ke Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni.IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 220

Pj. Gubernur PB Direncanakan Akan Resmikan Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Penjabat (Pj.) Gubernur Provinsi Papua Barat (PB) direncanakan akan meresmikan Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni yang berlokasi di SP-1 Waraitama distrik Manimeri.

Nampak Pabrik pengalengan makanan Bio Bintuni dari luar. IP-IST

Awalnya pabrik pengalengan makanan bio itu akan diresmikan oleh Pj. Gubernur Papua Barat Drs. Paulus Waterpauw, M.Si pada tanggal 15 Maret 2023 namun karena satu dan lain hal maka peresmiannya diundur menunggu Bupati Teluk Bintuni kembali dari lawatan kunjungan kerjanya di Jakarta.

“Kehadiran Wakil Bupati Matret Kokop, SH dan mantan Kepala Dinas PMK kabupaten dan mantan Kepala Dinas PMK Provinsi Papua Barat Lince Idorway di lokasi Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni untuk melihat dari dekat kesiapan kita dalam rangka persiapan peresmian pabrik tersebut oleh Gubernur Papua Barat.

Dimana Matret Kokop dan Lince Idorway mendatangi pabrik tersebut untuk melihat secara dekat persiapan pabrik apakah sudah siap untuk diresmikan.

Sebab begitu pabrik diresmikan langsung go publik yaitu produksi langsung berjalan. Dan ternyata setelah beliau berdua melihat langsung kesiapan kita. Mereka sangat bangga karena kita sudah siap.

Termasuk pembangunan infrastruktur pengaspalan halaman pabrik dan jalan masuk pabrik yang dibantu oleh Dinas PUPR Kabupaten Teluk Bintuni,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Teluk Bintuni Drs. H. Haris Tahir Kaitam, M.Si kepada media ini ketika ditemui di Lokasi Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni di SP-1 Waraitama distrik Manimeri.

Kepala Dinas PMK Kabupaten Teluk Bintuni Drs. H. Haris Tahir Kaitan, M.Si saat ditemui di Pabrik pengalengan makanan Bio Bintuni. IP-IST

Lebih jauh Kepala Dinas PMK itu menjelaskan bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni itu akan segera diresmikan.

“Mulai dari mesin pabrik hingga tenaga kerjanya semua sudah siap. Sebelumnya kita sudah mendatangkan 4 (empat) tenaga ahli dari Jawa untuk melatih warga lokal Bintuni untuk mengoperasikan mesin pengalengan makanan bio Bintuni.

Dan saat ini sudah ada 11 orang tenaga lokal yang sudah dilatih dan siap mengoperasikan mesin pengalengan tersebut.

Dan ketika nanti permintaan produk makanan kaleng bio Bintuni banyak atau tinggi maka kita akan melakukan shif-shifan jam kerja dalam memproduksi pengalengan makanan bio serta kita akan tambah lagi tenaga kerja dalam jumlah yang cukup banyak untuk menjawab permintaan pasar,”papar Haris Tahir.

Mantan Presidium KAHMI Bintuni itu juga menyebutkan bahwa pihak BP Tangguh akan MoU dengan pihak Pabrik Pengalengan Makanan Bio Bintuni untuk mengambil produk kalengan Makanan Bio Bintuni dalam kemasan kepiting dalam jumlah yang cukup banyak dengan sistem paket.

“Kita akan buka pasar di LNG Tangguh dimana produk makanan bio Bintuni ini nantinya menjadi primadona untuk oleh-oleh bagi 14 ribu karyawan BP dan sekaligus juga mereka akan buka pasar untuk kita baik pengalengan atau kemasan dari produksi makanan bio Bintuni itu.

Jadi nantinya dalam pemasaran Makanan Bio Bintuni ini langsung melibatkan masyarakat untuk memasarkannya. Dimana semua orang bisa memasarkannya baik pegawai negeri, swasta, politisi, ibu rumah tangga sampai anak-anak dengan menggunakan sistem digital.

Kita akan promosikan lewat sistem digital dimana pemesanan produk bisa COD atau bayar ditempat apabila pesanan barang sudah tiba yang dibawa oleh kurir.

Adapun pesanan secara online  ini dapat melayani pasar regional, nasional serta internasional. Sedangkan ekspor produk ke luar negeri kita bekerja sama dengan kabupaten Demak dengan menggunakan kontainer.

Produksi makanan Bio Bintuni ini maksimal 1 (satu) menit 32 kaleng. Makanan bio yang dikemas dalam kaleng diantaranya udang, kepiting dan ikan serta produk makanan unggulan lainnya,” pungkas Haris Tahir. (ahd-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *