Views: 93
Bupati Bintuni Yohanis Manibuy Serukan Kebangkitan Generasi Muda Yang Berintegritas, Beriman, dan Siap Jadi Solusi Bagi Masa Depan Daerah
BINTUNI, KADATE/Inspirasi Papua – Pemuda gereja tidak hanya milik masa depan, tetapi juga bagian penting dari masa kini. Seruan itu disampaikan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE, MH saat menghadiri acara pelantikan dan pembekalan Dewan Pimpinan Cabang Forum Generasi Muda Gereja Kristen Indonesia (FGM GKI) Kabupaten Teluk Bintuni masa bakti 2025–2028, Sabtu (19/7/2025) di Gedung Sekolah Minggu Gereja Katolik Via Dolorosa, Bintuni.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh yang hadir untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Kepala Gereja, atas penyertaan-Nya yang memungkinkan pelantikan ini bisa terlaksana dengan baik.
“Ini adalah momen kebangkitan harapan baru bagi pemuda GKI. Mereka harus menjadi jembatan antara iman, semangat kepemudaan, dan realitas sosial yang kita hadapi bersama,” ujar Bupati.
Tokoh Gereja dan Pemerintah Hadir Beri Dukungan
Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari Gereja dan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan, M.Si turut hadir sebagai Ketua Dewan Kurator FGM GKI Papua Barat. Hadir pula Ketua FGM GKI Provinsi, Prof. Sepus M. Fatem; tokoh muda Markus Waran; serta dewan penasehat FGM GKI Teluk Bintuni yakni Frans N. Awak, Jacomina Jane M. Fimbay, dan Rheinhard C. Maniagasi.
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh terhadap gerakan pemuda gereja yang dinilai strategis dalam menghadapi dinamika perubahan zaman.
Jawab Tantangan Zaman dengan Tindakan
Bupati Yohanis Manibuy dalam pidatonya menekankan bahwa zaman ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, mulai dari persoalan sosial, budaya, teknologi, hingga krisis lingkungan.
“Pemuda gereja tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan ibadah. Mereka harus hadir sebagai agen perubahan, menjawab tantangan zaman dengan cara yang kontekstual dan relevan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya membekali pemuda dengan kemampuan berpikir kritis, kepekaan sosial, dan integritas spiritual untuk menjadi murid-murid Kristus yang membawa dampak nyata di tengah masyarakat.
“Dengan segala potensi yang dimiliki, pemuda gereja harus diberi ruang, kepercayaan, dan peran untuk bertumbuh serta menjadi pelopor nilai-nilai kekristenan di dunia yang terus berubah,” tambah Bupati.
FGM GKI Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati mengapresiasi inisiatif GKI di Tanah Papua yang telah membentuk FGM di seluruh wilayah, termasuk Teluk Bintuni, sebagai wadah untuk memperkuat peran pemuda gereja dalam kehidupan sosial dan pembangunan.
Ia menyebut FGM GKI bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan pembangunan yang partisipatif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah siap mendukung program-program FGM yang selaras dengan visi pembangunan kita. Mari kita bangun kolaborasi yang kuat antara gereja, pemuda, dan pemerintah,” ujar Bupati.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Di akhir sambutannya, Bupati Yohanis menyampaikan harapan agar pelantikan ini menjadi titik awal pengabdian para pengurus baru FGM GKI, yang berlandaskan kasih Kristus untuk membawa damai dan kesejahteraan bagi masyarakat Teluk Bintuni.
“Semoga Tuhan Yesus senantiasa membimbing setiap langkah pelayanan kita, agar dapat mewujudkan keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan di atas tanah ini,” tutupnya.
Pelantikan DPC FGM GKI Teluk Bintuni bukan hanya tentang pergantian kepengurusan, tapi juga tentang penyalaan kembali semangat pemuda untuk hadir, bergerak, dan berdampak—bagi gereja, masyarakat, dan tanah kelahiran mereka.
(Tim Redaksi KADATE/Inspirasi Papua)
www.inspirasipapua.id













