Pemda Teluk Bintuni Bangun Pabrik Sagu Aranday, Tahun 2024 Akan Diresmikan Dan Serap TK 500 Orang

Bagikan berita ini

Views: 155

Pemda Teluk Bintuni Bangun Pabrik Sagu Aranday, Tahun 2024 Akan Diresmikan Dan Serap TK 500 Orang

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Pada tahun 2024 pemerintah kabupaten Teluk Bintuni membangun pabrik sagu di distrik Aranday alasan dibangunnya pabrik sagu di Aranday karena sumber bahan bakunya cukup tersedia.

“Pabrik tersebut dinamakan Pabrik Sagu Aranday merupakan program hilirisasi industri dalam rangka pemberdayaan Masyarakat yang jauh dari kota.

Adapun mesin pabrik Sagu Aranday berasal dari bantuan Kementrian Desa PDDT. Dimana Pabrik Sagu Aranday ini dibangun di atas tanah seluas 1 hektar yang lokasinya berada di kampung Aranday distrik Aranday kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Drs. H. Haris Tahir Kaitam, M.Si, Minggu (04/2/2024) kepada media ini di Bintuni.

Lanjut Kadin PMK Bintuni itu bahwa peletakkan batu pertama telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Teluk Bintuni dalam hal ini dilakukan oleh Wakil Bupati Matret Kokop, SH serta didampingi Kepala  Dinas PMK Haris Tahir dan Sekretaris Dinas PMK Apolos Orocomna, S.IP yang dilaksanakan pada hari Sabtu 03 Februari 2024 di kampung Aranday distrik Aranday.

Kadin PMK Bintuni itu juga menjelaskan bahwa Pabrik Sagu Aranday recananya akan diresmikan tahun 2024 ini juga dan dapat menyerap tenaga kerja (TK) sekitar 500 orang  mulai dari tenaga kerja yang ada dihilir sampai ke hulu.

“Dengan dibangunnya pabrik sagu ini ada kelanjutan dari program pemberdayaan OAP secara ekonomi melalui hilirisasi industri dengan memanfaatkan potensi lokal.

Pembangunan Pabrik Sagu di Aranday disebabkan adanya sumber bahan bakunya cukup banyak tersedia di sana,” papar Haris Tahir. (ahm-IP)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *