MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten Teluk Bintuni Sepenuhnya Dibiayai Pemda Teluk Bintuni Dari Dana Hibah Rp. 2,5 Milyar

Nampak Plt Sekda Drs. Frans N Awak didampingi Ketua Panitia MTQ Ke- X Rasid Woretma ketika memasuki arena MTQ di Alun-Alun Gelang Argosigemerai. (ft:ist-InspirasiPapua.id)
Bagikan berita ini

Views: 14

MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten Teluk Bintuni Sepenuhnya Dibiayai Pemda Teluk Bintuni Dari Dana Hibah Rp. 2,5 Milyar

 

BINTUNI, Inspirasi Papua.id- Ketua Panitia MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2024, Rasid Waretma, S.Pd, Jumat (17/5/2024) malam pada pelaksanaan MTQ Ke-10 Tingkat Kabupaten bertempat di Gelanggang Alun alun Argosigemerai SP-5 Distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-X itu dilaksanakan mulai tanggal 17 sampai dengan 22 Mei tahun 2024.

Nampak Plt Sekda Drs. Frans N Awak didampingi Ketua Panitia MTQ Ke- X Rasid Woretma ketika memasuki arena MTQ di Alun-Alun Gelang Argosigemerai. (ft:ist-InspirasiPapua.id)

“Para kafilah atau peserta MTQ yaitu 3 hari sebelum hari “H” sudah hadir di distrik Bintuni Timur.

Adapun tema kegiatan dari MTQ Ke-X ini adalah “Membangun Generasi Qurani Merajut Moderasi dan Toleransi Beragama. Seperti yang kita lihat dari Pawai Ta’aruf kemudian dari beberapa kafilah yang ikut dalam MTQ Ke-X itu dinilai bukan hanya dari kita saja kaum muslimin tapi juga ada saudara-saudara dan keluarga kita yang dari Nasrani dan agama lainnya juga ikut memeriahkan event MTQ Ke-X ini.

Keberagaman kita yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni dan umumnya di Tanah Papua semoga ini semua tetap terjalin dan kita semua yang ada di kabupaten Teluk Bintuni ini selalu rukun dan damai kemudian sejaterah untuk kita semua,” terang Ketua Panitia MTQ Ke-X itu.

Rasid Woretma juga menjelaskan bahwa dana kegiatan MTQ Ke-X ini sepenuhnya dibantu oleh pemerintah daerah kabupaten Teluk Bintuni melalui dana hibah keagamaan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada bapak Bupati Teluk Bintuni yang diwakili oleh Bapak Sekda yang sudah membantu kami untuk mensupport kegiatan MTQ Ke-X ini.

Yaitu melalui lembaga LPTQ Teluk Bintuni telah menerima bantuan dana sebesar Rp.2,5 milyar untuk membiayai pelaksanaan MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten dan MTQ Tingkat Provinsi.
Pelaksanaan MTQ Ke-X tidak sepenuhnya menggunakan dana Rp.2,5 miliar ini tetapi ada Rp. 500 juta digunakan untuk persiapan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan di Provinsi Papua Barat tepatnya di Kabupaten Manokwari,” terang Rasid.

Ketua Panitia MTQ Rasid Woretma juga mengatakan bahwa jumlah peserta dewan hakim, panitera dan penggembira yang mengikuti kegiatan MTQ Ke-X ini ada sekitar 611 orang yang hadir pada malam pembukaan MTQ Ke-X ini.

Kemudian dari 16 distrik yang seharusnya mengikuti kegiatan MTQ ini tidak semuanya ikut karena ada 2 distrik yang tidak ikut seperti distrik Meyado dan Tuhiba karena satu dan lain hal.

Pada MTQ Ke-X ini akan diadakan lomba yaitu 16 cabang lomba baik itu kategori anak-anak, katagori remaja, katagori dewasa, kategori putra serta katagori putri,” tuturnya.

Ketua Panitia MTQ Ke-10 itu mengakhiri laporannya mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah hadir pada malam pembukaan itu.

“Serta kami juga mohon maaf kepada semua terutama kepada kafilah yang hadir dari distrik-distrik apabila dalam pelayanan kami terkait dengan makan, penginapan, atau tempat tidur, pelayanan transportasi dan lain sebagainya.

Kami atas nama Panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada keluhan sampaikan kepada kami panitia dan jangan disampaikan kepada orang lain supaya itu menjadi tanggung jawab kami dari panitia,” papar Rasid.

Sementara itu ditempat yang sama Plt Kepala Distrik Bintuni Timur Yapi Rafael Fimbay menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia, para dewan hakim serta para delegasi kafilah dan semua official yang mendampingi dan kami ucapkan selamat datang di distrik Bintuni Timur Kampung Argosigenerasi.
“Sesuai tema MYQ Ke-X ini bahwa toleransi adalah satu nilai yang kita harus pegang di atas negara ini lebih khusus di kabupaten Teluk Bintuni toleransi ini memiliki satu nilai yang lebih tinggi nilainya yaitu kearifan lokal kita.

Dimana kearifan lokal di Bintuni itu agama keluarga ini yang kita tetap pegang tegug sampai hari ini.
Disamping itu saya juga mengucapkan terima kasih banyak untuk bapak kepala kampung Argosigemerai yang sudah memberikan tempat atau fasilitas untuk pelaksanaan MTQ Ke-X ini.

Dan juga terima kasih saya sampaikan kepada seluruh masyarakat atas partisipasinya dalam kepanitiaan yang sudah bekerja untuk menyiapkan semua untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan MTQ Tingkat kabupaten Teluk Bintuni tahun 2024.

Kami berharap perlombaan MTQ Ke-X ini dapat berjalan dengan baik dan aman serta semua kafilah-kafilah dapat mengikuti setiap tahapan mata lomba yang sudah ada.

Kemudian para official bisa dapat mengawasi serta melihat para peserta selama berada di tempat ini mengikuti lomba hingga selesai sampai nanti mereka kembali ke distrik masing-masing.

Kemudian kami juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian dan TNI yang juga ikut serta membantu panitia selama pelaksanaan kegiatan ini.
Selanjutnya sambutan Ketua Umum LPTQ Kabupaten Teluk Bintuni yang disampaikan oleh Kadin Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Teluk Bintuni Drs. Haris Tahir, M.Si mengatakan bahwa kegiatan MTQ sebelumnya pernah dilaksankan di pesisir yang mulai dari Kaitaro, Kamudan, hingga ke kota Bintuni tujuannya adalah untuk menyatukan persepsi dan pikiran bersama.

“Dan pada kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf karena ketua umum LPTQ Kabupaten Teluk Bintuni Bapak Wakil Bupati tidak bisa hadir karena ada tugas yang tidak bisa diwakilkan dan sangat penting untuk beliau lakukan.

Tetapi beliau menyampaikan salam hormat kepada kita semua khususnya masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni mudah-mudahan kita semua sehat dan memberikan dukungan penuh atas kegiatan pemerintah yang dilaksanakan oleh Panitia yaitu MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2024.

“Akhirnya saya menyampaikan selamat berlomba dan apabila dalam kegiatan ini adala pelauyanan dari pemerintah daerah yang kurang mohon dimaafkan,” ujar Haris Tahir.

Pantauan media ini MTQ dibuka secara resmi oleh Plt. Sekda Drs.Frans Nicolas Awak mewakili pemerintah daerah dihadiri sekitar 650 orang. (lnspirasiPapua.id)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *