Rheinhard : Bintuni Dapat Empat Alokasi Kursi Anggota MRPB

Ketua Pemilihan Anggota MRPB Kabupaten Teluk Bintuni Rheinhard C. Maniagasi, S.STP ketika diwawancarai wartawan usai dilantik.IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 144

Rheinhard : Bintuni Dapat Empat Alokasi Kursi Anggota MRPB

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Kabupaten Teluk Bintuni akan mendapatkan alokasi 4 (kursi) anggota MRPB yaitu 2 (dua) kursi dari unsur Adat dan 2 (kursi) dari unsur Perempuan.

“Sedangkan unsur Agama akan diseleksi langsung oleh Panitia Pemilihan Tingkat Provinsi Papua Barat,” ungkap Ketua Pemilihan Anggota MRPB Kabupaten Teluk Bintuni Rheinhard C. Maniagasi, S.STP, Jumat (31/03/2023) kepada wartawan ketika dikonfirmasi  usai dirinya dilantik bertempat di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni Bumi Saniari SP-3 Distrik Manimeri.

Ketua Panitia Pemilihan Anggota MRPB  Kabupaten Teluk Bintuni itu juga menjelaskan bahwa setelah panitia dan sekretariat pemilihan dan panitia pengawas dan sekretariat dilantik dan disahkan akan segera melaksanakan rapat panitia dalam waktu dekat.

“Dimana dalam rapat dalam rapat nanti kami akan membahas tentang time line atau skedul untuk melaksanakan tahapan pemilihan anggota MRPB Kabupaten Teluk Bintuni.

Kami sendiri  di tengah berbagai agenda dan akan menghadapi hari-hari libur dimana minggu depan masuk pada tahapan perayaan Paskah kemudian Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023.

Maka kita membuat time line dengan merencanakan pada bulan Mei 2023 minggu ketiga masuk pada tahapan pemilihan anggota MRPB Kabupaten Teluk Bintuni periode 2023-2028 di Kabupaten Teluk Bintuni sudah selesai.

Selanjutnya kita diakhir bulan Mei atau diawal bulan Juni kami sudah bisa menyerahkan laporan ke panitia pemilihan anggota MRPB kepada Panitia Provinsi Papua Barat.

Untuk dilanjutkan dengan tahapan-tahapan berikut yaitu pelaksanaan prosesi Pelantikan Pengurus MRPB di Manokwari karena MRPB periode yang lalu akan berakhir pada bulan Juli 2023 mendatang,” terang Rheinhard.

Rheinhard juga menyebutkan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) yang sudah keluar memang ada perbedaan tahapan seperti regulasi pada MRP sebelumnya yang cukup panjang.

“Yaitu mulai dari  tahapan administrasi, pembuatan makalah serta ada debat.

“Tetapi diregulasi yang baru ini ada pemangkasan beberapa tahapan sehingga kami optimis time line atau skedul yang nanti kita akan tetapkan di dalam rapat itu tepat waktu.

Sebab kita harus bertanggung jawab untuk menyeleaikan tugas yang telah diamanahkan oleh pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni,” tuturnya.

Rheinhard yang kesehariannya sebagai Plt. Kepala Kesbangpol Kabupaten Teluk Bintuni itu menambahkan bahwa panitia pemilihan MRPB di kabupaten-kabupaten lainnya juga baru dilantik.

“Dimana kita semua terus berkomunikasi dengan panitia pemilihan tingkat provinsi dan pemerintah provinsi.

Agar semua yang dilaksanakan  di tiap kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat itu bisa berjalan searah sesuai dengan skedul yang sudah ditetapkan.

Dalam penjaringan penetapan 2 unsur yaitu unsur adat dan unsur perempuan dilakukan di Bintuni sedangkan unsur agama nanti diseleksi oleh panitia tingkat provinsi,” sebutnya. (ahd-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *