Bupati Teluk Bintuni Tegaskan Agar DPA Diatur Dengan Baik, Jangan Hanya Menumpuk Pada Satu Bidang

Bagikan berita ini

Visits: 6

Bupati Teluk Bintuni Tegaskan Agar DPA Diatur Dengan Baik, Jangan Hanya Menumpuk Pada Satu Bidang

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT meneagaskan agar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang diterima oleh pimpinan OPD agar diatur dengan baik.

“Pimpinan OPD setelah menerima DPA agar duduk bersama mengatur DPA tersebut secara baik.

Jangan DPA ini hanya menumpuk disuatu bidang saja tetapi bidang lainnya jadi penonton. Harus dibagi habis sesuai dengan fungsi masing-masing.

Tentunya diperlukan leadershif dari para pimpinan OPD untuk mengatur dengan baik sehingga semua unit itu bisa berfungsi.

Terkait hal itu saya minta kepada inspektur agar lakukan penegakan pengawasan Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) itu melekat,” ungkap Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw, MT dalam sambutannya.

Ketika firinya menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) secara simbolis kepada pimpinan organisasi perangkat daerah, Kamis (14/3/2024).

Acara penyerahan DPA itu bertempat di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni Bumisaniari SP-3 Distrik Manimeri.

Pada kesempatan itu Bupati juga menjelaskan proses DPA yang begitu lama sehingga baru bisa diterima hari ini (Kamis, 14/3/2024).

Bupati Teluk Bintuni itu menjelaskan bahwa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) adalah dokumen yang memuat pendapatan dan belanja tiap organisasi perangkat daerah unit kerja.

“Yaitu mulai dari sekretariat daerah, dinas-dinas hingga kantor-kantor sebagai dasar OPD melaksanakan atau menggunakan anggaran.

Proses setelah APBD dibahas di DPRD itu masih harus dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi untuk mendapatkan register.

Setelah itu kita kembali lagi ke masing-masing OPD untuk menginput dalam system informasi pemerintah daerah (SIPD).

Dan itu memakan waktu cukup lama karena semua kembali kepada sistem perencanaan masing-masing OPD. Dimana mulai dari Renstra, RKA Tahunan yang harus dilakukan sinkronisasi.

Proses DPA ini sangat panjang karena saya dan Forkopimda duduk berhari-hari kawal penyusunan DPA ini di DPRD. Kita sama-sama mengikuti sidang DPRD dan mengawal DPA ini.

Karena apa?, agar program-program kita bisa menyentuh kebutuhan Masyarakat,” ungkap Bupati Petrus Kasihiw.

Bupati 2 Periode itu juga mengatakan dirinya sangat paham bahwa sudah banyak yang telah OPD kerjakan.
“Namun masih banyak yang harus kita kejar itulah pembangunan tidak pernah habis dan kita tidak pernah puas dengan apa yang kita kerjakan sepanjang masyarakat belum puas.

Dan ini tentunya menjadi reflesi bagi kita semua. Dimana saya sangat berharap dukungan penuh dari semua pimpinan OPD.

Kita harus kerja jangan standar-standar saja karena pembangunan terus berjalan dan kita di Bintuni harus berbangga dibanding daerah lain sebab gaji ASN kita jalan,” tutur Bupati Bintuni itu.

Pada kesempatan itu Bupati Teluk Bintuni dua periode itu (2015-2010 dan 2010-2014) juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Teluk Bintuni yang sudah bekerja keras sehingga DPA tersebut bisa dibagi hari ini (Kamis, 14/3/2024).

“DPA ini bergantung hajat hidup orang banyak yang ada di kabupaten ini. Terkait itu maka kita semua mempunyai tugas untuk melaksanakan DPA ini dengan baik.

Kita diminta Kejati dan Kapolda Papua Barat untuk semakin ketat, serius melaksanakan semua yang ada dalam DPA itu.

Dan ini arahnya jelas dan warning buat kita. Oleh karena itu pada pembangian DPA kali ini saya mau sampaikan kepada semua pimpinan OPD agar bekerja sesuai aturan,” harap Bupati Bintuni itu.

Ia juga mengharapkan agar pimpinan OPD setelah menerima DPA agar duduk bersama mengatur DPA tersebut secara baik.

“Jangan DPA ini hanya menumpuk di satu bidang saja sedangkan bidang lainnya jadi penonton.

Tetapi DPA itu harus dibagi habis sesuai dengan fungsi masing-masing.

Tentunya diperlukan leadershif dari para pimpinan OPD untuk mengatur DPA dengan baik sehingga semua unit itu bisa berfungsi.

Terkait hal itu saya minta kepada inspektur agar penegakan pengawasan APIP itu melekat,” papar Bupati Kasihiw.

Menurut Bupati Petrus Kasihiw dari 16 program pro rakyat sasarannya cukup jelas di Bintuni pendidikan gratis, kesehatan gratis. “Intinya kita telah mampu memberikan pendidikan gratis, kesehatan gratis.

Kemudian capaian-capain di tahun 2023 jalan ke Moskona sudah tembus yang menghubungkan 4 distrik yang selama ini masih terisolasi.

Serta pembangunan rumah sakit Pratama untuk melayani kesehatan masyarakat dipesisir yang direncanakan akan diresmikan pada bulan April mendatang,” terang Bupati.

Bupati Teluk Bintuni itu juga memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni yang selama ini sudah melakukan pengawalan dan pengawasan proyek strategislq daerah di Bintuni.
“Apabila ada OPD yang kesulitan atau tidak paham maka instansi seperti BPK, BPKP serta Kejaksaan siap membatu,” ujar Bupati Kasihiw mengingatkan.

Dalam kesempatan itu Bupati Petrus Kasihiw juga menyampaikan selamat berpuasa kepada umat muslim yang menunaikannya serta kepada umat Kristen yang juga akan berpuasa menjelang Hari Paskah.

Penyerahan DPA itu disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Teluk Bintuni Simon Dowansiba, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Dr. H. Choiruddin Wachid, Dandim 1806 Teluk Bintuni Letkol Inf. Teguh Eko Efendi, Kejari Teluk Bintuni Johny A. Zebua SH, MH, Plt. Sekda Teluk Bintuni Drs. Frans Awak serta para pimpinan OPD beserta pejabat eselon 3 dan 4 di lingkup Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. (ahm-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *