Bupati Bintuni Resmikan Gereja GKI Asher Dan Masjid An Nur Sorondouni Distrik Taroi Cerminan Agama Keluarga

Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw. MT saat meresmikan Gedung Gereja Asher Sorondouni dan Masjid An Nur distrik Taroi.IP-IST.
Bagikan berita ini

Visits: 57

Bupati Bintuni Resmikan Gereja GKI Asher Dan Masjid An Nur Sorondouni Distrik Taroi Cerminan Agama Keluarga

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Bupati Teluk Bintuni Dr. (c) Ir. Petrus Kasihiw, MT, Senin (12/06/2023) melakukann kunjungan kerja ke kampung Sorondouni distrik Taroi untuk meresmikan Gedung Gereja GKI Asher dan Masjid An Nur Sorondouni distrik Taroi.

Bupati Petrus Kasihiw ketika memberikan sambutan mengatakan bahwa dirinya mengakui dan mengalami sendiri bahwa di daerah Teluk Bintuni tingkat tolerasi akan keberagaman sangatlah tinggi.
“Dimana agama menjadi agama keluarga membuat masyarakat Teluk Bintuni sangat menghormati perbedaan. Dan hal itu tercermin pada pembangunan dan peresmian dua gedung rumah ibadah yang secara bersamaan diresmikan penggunaannya yaitu Gedung Gereja GKI Asher dan Masjid An Nur Sorondouni Distrik Taroi, Senin (12/06/2023) hari ini.

Tidak ada sekat antar agama dan yang ada hanyalah saling mendukung dan saling membantu hingga semua pekerjaan pembangunan kedua rumah ibadah tersebut dapat terselesaikan bersama-sama,” ungkap Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT dihadapan jemaat Gereja GKI Asher dan ketua pengurus Masjid An Nur dan seluruh masyarakat kampung Sorondouni yang hadir pada acara Peresmian Kedua Rumah Ibadah tersebut.
Bupati Bintuni juga mengatakan bahwa nilai gotong royong dan saling membantu itulah yang merupakan kultur atau budaya asli orang Bintuni yang harus terus kita jaga dan pelihara.

“Saya berharap kedua Gedung rumah ibadah tersebut baik Gedung Gereja Asher maupun Gedung Masjid An Nur yang diresmikan penggunaannya pada hari ini dapat menjadi pusat pembinaan dan pembentukan karakter dan moral yang mampu menginspirasi serta memotivasi masyarakat untuk terus membangun hidup yang berkualitas.
Sehingga dapat mewujudkan tatanan hidup beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang baik ditengah tantangan zaman yang makin kompleks,” tutur Bupati Kasihiw,

Bupati Teluk Bintuni 2 periode itu juga menjelaskan bahwa kabupaten di Papua Barat termasuk Kabupaten Teluk Bintuni sedang menghadapi beberapa masalah yang mengancam kelangsungan hidup diantaranya masalah stunting dan masalah kemiskinan ekstrim.

“Terkait hal itu saya harap kerja sama antara pemerintah daerah, gereja dan masjid hadir menjadi garda terdepan dalam proses mengedukasi dan memberi solusi dalam menangani masalah-masalah tersebut.
Pada kesempatan ini saya juga mengajak seluruh komponen masyarakat distrik Taroi agar terus bergerak lebih cepat dan bersinergi lebih erat dengan pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan dalam membangun kabupaten Teluk Bintuni.

Agar lebih baik kedepan terutama dalam membaharui kualitas Pendidikan dan pembinaan, mewujudkan pertumbuhan spritualitas, kemandirian, kesejahteraan, perdamaian dan kebersamaan sebagai masyarakat menuju masyarakat Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif dan berdaya saing,” papar Bupati Kasihiw.

Hadir dalam acara peresmian Gedung Gereja Asher dan Masjid An Nur Sorondouni Forkopimda, anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun, Ketua dan Badan Pekerja GKI di Tanah Papua Klasis Teluk Bintuni, para pendeta, guru jemaat, Majelis Jemaat GKI di Tanah Papua Klasis Teluk Bintuni, Kepala Distrik Taroi, Kepala Kampung Sorondouni, Takmir Masjid dan Jamaah Masjid An Nur Sorondouni serta seluruh masyarakat Sorondouni distrik Taroi.

Dalam acara peresmian Gedung Gereja Asher dan Gedung Masjid An Nur, anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun menyerahkan bantuan dana kepada dua rumah ibadah itu yang diterima Ketua Majelis Jemaat Gereja GKI Asher dan Ketua Takmir Masjid An Nur Sorondouni distrik Taroi yang disaksikan Bupati, forkopimda serta warga masyarakat Sorondouni. (02-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *