CANGGIH Jadi Kompas Baru ITB Membangun Generasi Teluk Bintuni

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 9

124 Mahasiswa Baru ITB Ikuti PKKMB, Kampus Usung Visi Cetak SDM Berdaya Saing Global

 

BINTUNI, PAPUA BARAT,inspirasipapua.id – Sebanyak 124 mahasiswa baru Institut Transformasi Bintuni (ITB) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Decky Kawab, Kampung Lama, Bintuni, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga 25 Juli itu menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia perguruan tinggi.

PKKMB tahun ini mengusung tema “Membangun Mahasiswa Institut Transformasi Bintuni yang Berintegritas, Adaptif, Berdaya Saing Global, dan Berkomitmen Mengabdi kepada Masyarakat.” Pembukaan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh adat, unsur TNI, penyelenggara pemilu, akademisi, serta pengurus Yayasan Pendidikan Harmoni Internasional. Di antaranya Rektor ITB Haris Tahir, Ketua Dewan Adat Papua Teluk Bintuni Yan Kamisopa, Ketua KPU Mohamad Memed Makmur Alfajri, Ketua LMA 7 Suku Martin Wirsin, dan Anggota DPRK Teluk Bintuni Daniel Dudung.

Ketua Panitia PKKMB, Mas Juli, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan pengenalan budaya akademik. Menurut dia, mahasiswa perlu dibekali kemampuan beradaptasi, memahami sistem pembelajaran di perguruan tinggi, serta memiliki tanggung jawab sosial sebagai calon intelektual.

Mas Juli menjelaskan, 124 peserta PKKMB terdiri atas 55 mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, 26 mahasiswa PG PAUD, dan 43 mahasiswa Informatika. Selama tiga hari mereka akan mengikuti kuliah umum, seminar, diskusi kelompok, pengenalan fasilitas kampus, hingga kegiatan seni dan budaya.

Rektor ITB Haris Tahir menegaskan kampus yang dipimpinnya mengusung visi CANGGIH atau Cerdas, Andal, Nasional, Global, Gagah, Inovatif, dan Humanis sebagai arah pengembangan perguruan tinggi. Menurut dia, ITB hadir untuk mencetak lulusan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Haris juga menyampaikan pesan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara kepada seluruh mahasiswa baru agar menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh hingga menyelesaikan studi. “Kehadiran ITB adalah untuk mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni. ITB adalah harapan bagi daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Harmoni Internasional Andi Rosdiana mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa kuliah untuk membangun karakter, kepemimpinan, dan kompetensi. Ia mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi serta menjunjung tinggi disiplin. Yayasan, kata dia, juga berencana memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang menunjukkan kedisiplinan dan prestasi terbaik selama PKKMB.

Mewakili Bupati Teluk Bintuni, Ahmad Rahanjantel mengatakan mahasiswa merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah. Menurut dia, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, tetapi terutama pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki daerah.

Ia menyebut kehadiran Institut Transformasi Bintuni menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pendidikan sejalan dengan visi pembangunan SERASI. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Dengan pernyataan tersebut, Ahmad Rahanjantel secara resmi membuka PKKMB ITB Tahun Akademik 2026/2027.

***(Tim/red/MA/inspirasi Papua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *