Lima Titik di Kompleks Pensiun Bintuni, Bhayangkari Menjemput Warga dengan Kepedulian

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 0

“Bukan Sekedar Bansos, Bhayangkari Bintuni Merawat Kedekatan dengan Warga”

BINTUNI, inspirasipapua.id — Pagi baru berjalan ketika sejumlah anggota Bhayangkari Cabang Teluk Bintuni mendatangi warga di Kompleks Pensiun, Kabupaten Teluk Bintuni, Senin, 7 September 2026. Mereka tidak datang untuk sebuah upacara. Di tangan mereka ada bantuan sosial yang hendak diserahkan kepada warga.

Kunjungan itu merupakan bagian dari kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari atau HKGB ke-74 Tahun 2026.

Sejak pukul 08.00 WIT, rombongan bergerak ke lima titik di kawasan Kompleks Pensiun. Pembina Bhayangkari Cabang Teluk Bintuni, AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Teluk Bintuni, Ny. Indri Marully Rachmat Azwar, serta jajaran pengurus Bhayangkari.

Bantuan sosial yang disalurkan menjadi pintu masuk untuk sesuatu yang lebih sederhana, tetapi penting: bertemu dan mendengar warga secara langsung.

Di antara penyerahan bantuan, pengurus Bhayangkari berbincang dengan masyarakat. Tidak ada jarak yang terlalu jauh antara pemberi dan penerima. Warga menyambut rombongan dengan suasana akrab.

Bagi Bhayangkari, kegiatan tersebut bukan semata-mata agenda peringatan hari ulang tahun organisasi. Bantuan diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial.

Perhatian semacam itu penting karena hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tugas penegakan hukum. Hubungan tersebut juga tumbuh dari perjumpaan sehari-hari, kepedulian, dan kesediaan hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Salah satu tokoh masyarakat, Moses Werbete, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pembina Bhayangkari, Ketua Bhayangkari, dan seluruh pengurus yang telah datang langsung menemui masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 Tahun 2026 ini. Bantuan sosial yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat,” ujar Moses.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai kegiatan peringatan. Menurut dia, kepedulian yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memperkuat hubungan antara Bhayangkari, Polri, dan masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin mempererat hubungan antara Bhayangkari, Polri, dan masyarakat,” katanya.

Di Kompleks Pensiun, bantuan itu mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan warga. Namun, sebuah perjumpaan dapat meninggalkan arti yang berbeda: masyarakat merasa didatangi, didengar, dan diperhatikan.

Dari sana, semangat HKGB ke-74  menemukan maknanya. Bukan hanya tentang peringatan, melainkan tentang bagaimana kepedulian diterjemahkan menjadi tindakan sederhana yang menyentuh kehidupan warga.

Kegiatan Bhayangkari Peduli berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

**(Tim/red/MA/Inspirasi Papua.ID)**

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *