Bupati Petrus Kasihiw Tunjukan Jiwa Kenegaraan Cabut Gugatan Terhadap Pius Nafurbenan

Nampak Bupati Petrus Kasihiw dan Pius E. Nafurbenan saling berpelukan usai keduanya menandatangani surat pernyataan damai dihadapan Kapolres Bintuni. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 12

Bupati Petrus Kasihiw Tunjukan Jiwa Kenegaraan Cabut Gugatan Terhadap Pius Nafurbenan

BINTUNI, InspirasiPapua.idBupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Kamis (28/07/2022) menunjukkan jiwa kenegaraannya dengan memaafkan Pius E. Nafurbenan dengan mencabut Laporan Polisi yang pernah melaporkan pensiunan guru tersebut kepada pihak berwajib Polres Teluk Bintuni.
Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mendatangani Surat Pernyataan Damai dengan Pius E. Nafurbenan. IP-IST
Atas dugaan pencemaran nama baik Bupati Teluk Bintuni  itu pada tanggal 04 April 2022 lalu melalui Kuasa Hukumnya Yohanes Akwan,SH dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/49/IV/2022 tertanggal 05 April 2022.
Perseteruan antara  Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw dengan Pius E. Nafurbenan tersebut  berakhir dengan damai bertempat di Ruang Kerja Kapolres Teluk Bintuni.
Pius E. Nafurbenan mendatangani Surat Pernyataan Damai dengan Bupati Petrus Kasihiw. IP-IST
Dengan keputusan tersebut, keduanya bersepakat untuk saling memaafkan dan tidak melanjutkan ke proses hukum hingga pengadilan.
Sebelumnya, Bupati Petrus Kasihiw melaporkan Pius Nafurbenan ke polisi dengan sangkaan pencemaran nama baik.
Engelbertus Kofiaga saksi dari Pius Nafurbenan ikut menandatangani surat pernyataan damai. IP-IST
Pius dilaporkan atas pernyataannya yang mengkritik kinerja Petrus Kasihiw selaku kepala daerah, yang menurutnya jarang ada di tempat.
Pernyataan Pius ini dilontarkan dalam forum pertemuan dengan masyarakat adat di Sekretariat Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tujuh Suku, yang dihadiri anggota MRP pada hari Sabtu 02 April 2022 lalu.
Simon Kambia saksi dari Pius Nafurbenan ikut menandatangani surat pernyataan damai. IP-IST
Penyelesaikan damai kedua belah pihak tersebut dituangkan dalam Surat Pernyataan bermaterai 10.000 dan ditanda tangani oleh Petrus Kasihiw dan Pius Nafurbenan yang disaksikan oleh Kapolres Teluk Bintuni AKBP. Junov Siregar, SH, SIK dan anggota Satreskrim Polres Teluk Bintuni.
Dalam surat tersebut dijelaskan, pertama, Pihak Pertama Bupati Petrus Kasihiw dan Pihak Kedua Pius E. Nafurbenan telah bersepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan di Polres Teluk Bintuni, yaitu perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang terjadi pada Sabtu, 02 April 2022.
Finsensius Ranggafu saksi dari Pius Nafurbenan ikut menandatangani surat pernyataan damai. IP-IST
Kemudian kedua, Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk saling memaafkan dan tidak akan saling menuntut dikemudian hari.
Serta ketiga, Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan tersebut sampai ke tingkat pengadilan.
Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw dan Pius Nafurbenan saling berjabat tangan dan memperlihatkan surat pernyataan damai. IP-IST
Yang terakhir sebagai penutup dari Surat Pernyataan damai ini, apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan terkait penyelesaian perkara tersebut, maka Pihak Pertama maupun Pihak Kedua tidak akan menuntut Polres Teluk Bintuni dalam bentuk apapun.
Surat pernyataan tersebut selain ditandatangani pihak yang bersiteru, surat itu juga ditandatangani kuasa hukum pihak pertama Yohanes Akwan dan kuasa hukum pihak kedua serta saksi-saksi dari pihak kedua yaitu Simon Kambia, Finsensius Ranggafu serta Engelbenrtus Kofiaga.
Bupati Petrus Kasihiw saat bersalaman dengan para saksi dari pihak Pius E. Nafurbenan. IP-IST
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar dan sejumlah penyidik Satreskrim Polres Teluk Bintuni yang juga menyaksikan penandatangan perdamaian tersebut dihadapan keduanya mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Petrus Kasihiw bersama pihak terlapor Pius. E Nafurbenan yang sudah menyepakati bersama bahwa permasalahan tersebut tidak perlu diproses sesuai dengan hukum yang ada atau meja ke pengadilan.
Kapolres AKBP Junov Siregar saat menyam[aikan apresiasi kepada Bupati Petrus Kasihiw dan Pius Nafurbenan yang sudah berdamai dan tidak melanjutkan kasus ke pengadilan. IP-IST
“Dengan adanya surat pernyataan ini kami bisa memproses selanjutnya yaitu kearah restorative justice sehingga kasus ini dapat dihentikan. Sehingga tidak sampai ke pengadilan.
Dan kami menyampaikan apresiasi kepada warga masyarakat Teluk Bintuni dan pihak Bupati dan pengacaranya yang dapat menyelesaikan kasus ini dengan damai secara kekeluargaan,” tutur Kapolres Bintuni. (01-IP)

 

 

 

 

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *