Guru Yang Telah Diangkat Jadi P3K Agar Bekerja Dengan Baik Dan Tidak Tinggalkan Tempat Tugas

Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw dan Matret Kokop serta Forkopimda ketika berfose dengan para tenaga guru P3K yang baru menerima SK dari Bupati. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 26

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw dan Matret Kokop berpesan kepada formasi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak kerja (P3K) Tahun 2021 sebanyak 227 guru P3K agar bekerja dengan baik dan tidak meninggalkan tempat tugas.

Bupati Petrus Kasihiw saat menyerankan SK Guru P3K secara simbolis kepada 227 Guru P3K di Teluk Bintuni. IP-IST

“Berikan yang terbaik bagi pembangunan pendidikan di kabupaten Teluk Bintuni untuk menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni dan bisa mengangkat nama Teluk Bintuni sebagai daerah yang tidak lagi buta aksara.

Serta sebagai daerah yang memiliki struktur pendidikan piramida terbalik yaitu anak-anak Teluk Bintuni akan semakin banyak yang bersekolah di tingkat SMA dan  mahasiswa. Dan untuk mewujudkan itu adalah tugas guru P3K yang telah diangkat dan menerima SK pada kesempatan ini,” ungkap Bupati Teluk Bintuni, Rabu (14/09/2021).

Pada saat dirinya menyampaikan arahan usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Teluk Bintuni Formasi Guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak Kerja (P3K) Tahun 2021 yang dilaksankan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga.

Bupati Bintuni itu juga mnjelaskan bahwa dengan adanya program P3K tersebut akan menghilangkan tenaga honorer dan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang tidak ada lagi.

“Terkait hal itu saya berpesan kepada tenaga guru P3K agar berbuat yang terbaik karena P3K ini 5 tahun sekali akan dievaluasi serta juga akan  diperpanjang.

Dimana apabila tidak melakukan tugas dengan baik akan diberhentikan dengan hormat tanpa gaji atau tunjangan apapun,” papar Bupati Kasihiw.

Bupati Teluk Bintuni dua periode itu juga menyebutkan bahwa pada segmen pendidikan guru menjadi soko guru pembangunan bangsa.

“Tanpa guru kita tidak tahu akan jadi apa. Dan kita semua bisa seperti sekarang ini karena kita sekolah, karena ada guru.

Sehingga perhatian pemerintah kepada guru di Teluk Bintuni sangat besar. Dimana itu terlihat pada formasi penerimaan CPNS murni sebanyak 138 guru.

Wakil Matret Kokop saat menyerahkan SK Guru P3K secara simbolis. IP-IST

Ditambah formasi P3K yang ada ini sebanyak 227 guru. Tentunya ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah daerah luar biasa terhadap guru.

Jadi bagaimana kita melihat nasib guru dan nasib masa depan kabupaten Teluk Bintuni. Maka pada kesempatan ini mari kita bersyukur dengan adanya program P3K ini dapat menyelamatkan sebagian besar tenaga  guru kita di Teluk Bintuni,” terang Bupati Bintuni.

Petrus Kasihiw juga mengungkapkan bahwa yang penting terdaftar secara resmi sebagai tenaga P3K sebab P3K ini mempunyai hak sama dengan yang tes murni sebagai ASN.

“Jadi jangan pernah bersedih atau berkecil hati karena P3K mempunyai hak yang sama dengan ASN. Dan dalam jabatan struktural pun tenaga kerja P3K mempunyai hak yang sama dengan ASN.

Dimana saya telah perintahkan Kepala Dinas Pendidikan menerima penyampaian rekomendasi Bupati Teluk Bintuni untuk penyampaian jatah guru P3K.

Beberapa waktu lalu Bupati, mantan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, MRP dan DPR Papua Barat bekerja keras.

Bersama-sama ke Jakarta menemui Menteri PAN dan RB untuk minta quota khusus kabupaten Teluk Bintuni pada formasi 2021 dan mendapatkan quota sebanyak 302 ditambah 546 honor daerah yang sudah dibersihkan semuanya itu kembali masuk bekerja.

Bagi honor daerah yang umurnya dibawah 35 tahun jadi PNS dan di atas 35 tahun jadi tenaga P3K. Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan pimpinan bangsa ini yang telah memberikan quota tersebut sehingga diharapkan pendidikan di kabupaten Teluk Bintuni dapat maju karena memiliki guru-guru yang mumpuni.

Asisten II Sekda Teluk Bintuni Ir I.B Putu Suratna, MM ketika menyerahkan SK Bupati kepada guru P3K. IP-IST

Oleh karena itu kita masih memiliki tanggung jawab dan tugas yang cukup banyak sebab di daerah kita ini ada orang yang memiliki anak usia sekolah belum mendapatkan pendidikan.

Sehingga diharapkan dengan adanya program P3K ini anak-anak di Teluk Bintuni semuanya bisa bersekolah dengan baik,” pungkas Bupati Kasihiw.

Penyerahan SK Bupati kepada Guru P3K itu juga dihadiri dan disaksikan para Forkopimda, Kepala Dinas Dikbudpora Teluk Bintuni Drs. Albert Anofa serta Asisten II Sekda Teluk Bintuni Ir.Putu Suratna, MM, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Teluk Bintuni Derek Asmuruf dan para pimpinan OPD di lingkup Pemda Teluk Bintuni. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *