Palang Jalan Masuk TPA Sudah Dibuka Hari Ini, Perusda BMM Pastikan Besok Sampah Di Kota Bintuni Bersih

Nampak Kabid Penyelesaian Sengketa Tanah Melianus Ijehido dan Kasi Penyelesaian Sengketa Tanah dan Ganti Rugi Tanaman Nikson Bosawer berfose bersama pemilik hak ulayat jalan masuk TPA di Tisai Bintuni Timur. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 5

BINTUNI, InspirasiPapua.idKepala Bidang Penyelesaian Sengketa Tanah Melianus Ijehido didampingi Kepala Seksi Penyelesaian Sengketa Tanah dan Ganti Rugi Tanaman Nikson Bosawer mewakili Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Dinas PLH) Kabupaten Teluk Bintuni sekitar pukul 12.30 Wit menyaksikan pembukaan atau pelepasan palang jalan masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) oleh Keluarga Besar Alm. Hermanus Yettu selaku pemilik hak ulayat.
Nampak Kabid Penyelesaian Sengketa Tanah Melianus Ijehido didampingi Kasi Penyelesaian Sengketa Tanah dan Ganti Rugi Tanaman Nikson Bosawer menyaksikan palang dibuka oleh Pemilik Ulayat. IP-IST
Sekretaris Dinas PLH Kabupaten Teluk Bintuni Yohanis Asmorom, SH saat dikonfirmasi media ini, Rabu (20/07/2022) usai Pelepasan Palang oleh Pemilik hak Ulayat menyebutkan bahwa ganti rugi tanah jalan masuk TPA berukuran panjang 1.000 (seribu) meter x lebar 10 (sepuluh) meter dengan harga satuan tanah Rp. 25 ribu per meter yang dituangkan dalam surat hasil kesepakatan dengan pemilik hak ulayat sebanyak 5 (lima) orang dengan pihak pemerintah kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Pertanahan dan LH Kabupaten Teluk Bintuni.
“Dua orang dari lima pemilik hak ulayat itu sudah meninggal salah satunya Alm. Hermanus Yettu. Dimana para pemilik hak ulayat tersebut meminta agar pemerintah kabupaten Teluk Bintuni segera membayar hak ulayat mereka.
Jadi total yang harus kita bayarkan Rp. 250 juta. Dan sudah dibayarkan kepada pemilik hak ulayat Rp. 50 juta. Sehingga nantinya ganti rugi tanah akan diserahkan kepada pemilik ulayat sebanyak Rp. 200 juta yang direncanakan akan diserahkan pada hari Kamis (21/07/2022) bertempat di Aula Kantor Sementara DPRD Teluk Bintuni di Ruko Panjang Lantai II Kalikodok Bintuni sekitar pukul 14.00 Wit,” jelasnya.
Sekretaris Dinas PLH itu juga menambahkan bahwa kemarin sore pihahknya sudah membuat surat pergeseran kegiatan yang ada di Dinas PLH ke kegiatan Ganti Rugi Tanah sebesar Rp. 200 juta sudah dimasukkan ke BPKAD Kabupaten Teluk Bintuni atau Keuangan.
“Dan kami tinggal menunggu diterbitkannya surat perintah pembayaran atau SP2D dari pihak keuangan. Dan kami berharap SP2D itu segera terbit agar penyelesaian Ganti Rugi Tanah jalan masuk TPA tersebut bisa direalisasikan pada hari Kamis,” pungkasnya.
Manajer Penanganan Sampah dan Kebersihan Kota Bintuni dari Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri (Perusda BMM) Valen J. Kainama pastikan kota Bintuni bersih dari sampah. IP-IST
Terpisah, Manajer Penanganan Sampah dan Kebersihan Kota Bintuni dari Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri  (Perusda BMM) Valen J. Kainama ketika dikonfirmasi terkait palang yang sudah dibuka atau dilepas oleh Pemilik Hak Ulayat itu mengatakan bahwa pihaknya bersyukur palang sudah dibuka dan memastikan besok sampah yang ada dikota Bintuni bersih.
“Mulai besok pagi kita mulai action dan saya sendiri langsung monitoring di lapangan. Dan kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik antara Dinas PLH dengan masyarakat pemilik hak ulayat yang sudah bersedia untuk membuka palang jalan masuk TPA Tisai distrik Bintuni Timur.
Kami dari Perusda siap bekerja untuk mengangkut sampah pada Kamis (21/07/2022) pagi dan saya selaku penanggung jawab akan bertanggung jawab untuk mengakut sekaligus membersihkan semua sampah di wilayah yang sudah ditetapkan dalam kontrak untuk dibuang ke TPA.
Jadi kita akan bergerak ke semua yang ada sampahnya di dalam kota Bintuni baik di tempat pembuangan sampah (TPS) di Pasar Sentral Bintuni, depan GOR Kampung Lama  serta sampah-sampah yang menumpuk di pinggir jalan-jalan poros Bintuni itu langsung kita bersihkan dan angkut serta buang di TPA,” terangnya.
Manajer Penanganan Sampah itu juga memaparkan bahwa pada hari Kamis (21/07/2022) dirinya akan menurunkan karyawan sampah secara full. “Dan kalau ada sopir truk sampah yang berhalangan maka saya sendiri yang akan menjadi driver truk untuk mengangkut dan membuang sampah ke TPA.
Dimana untuk karyawan kebersihan kota Bintuni seluruhnya murni ada 72 orang yang terdiri dari sopir truk sampak sampai kepada petugas penyapu jalan itu semua kita akan kerahkan besok,” pungkasnya. (01-IP)

 

 

 

 

 

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *