Dinas Perumahan Bintuni Siap Sambut Bintuni Sebagai Kota Smart City Berbasis Digital

Bagikan berita ini

Visits: 5

Dinas Perumahan Bintuni Siap Sambut Bintuni Sebagai Kota Smart City Berbasis Digital

BINTUNI, InspirasiPapua.idBupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT belum lama ini telah menandatangani MoU dengan pihak ketiga PT. Sukses Mulia Persada untuk mewujudkan Bintuni sebagai Kota Smart City dan Berbasis Digital.

Disaksikan oleh OPD terkait yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pemgembangan Daerah (Bappelitbangda), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perindagkop dan UKM, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) dan lainnya.

Bintuni Smart City Disambut baik oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Teluk Bintuni Dorus Orocomna , S.Sos, MM.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Teluk Bintuni Dorus Orocomna, S.Sos, MM. IP-IST

Menurut Dorus Orocomna bahwa dengan adanya Bintuni Smart City berbasis digital itu sangat penting agar kinerja pemerintah menyangkut pembangunan bisa diketahui semua warga Bintuni.

“Misalkan kami di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ketika masyarakat ingin mencari data tentang perumahan di Bintuni maka saat dia membuka aplikasi Bintuni Smart City yang maju dengan satu data maka orang tersebut akan tahu siapa yang sudah dapat rumah dan siapa yang belum dapat rumah dari pemerintah.

Jumlah rumah yang dibangun pada pemerintahan PMK2 (Pit-Matret) dari tahun 2017 sampai sekarang itu juga akan ditehuhi oleh warga masyarakat.

“Aplikasinya sedang dirancang yaitu aplikasi Pace Iba Oke atau pelayanan cepat ijin berkualitas online kece dan diaplikasi tersebut terdapat satu data dimana data semua OPD ada di situ.

Jadi nanti aplikasi Pace Iba Oke ketika dibuka maka setiap orang bisa mengakses data-data semua OPD di sana. Contohnya ketika warga Bintuni membuka data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman maka masyarakat bisa lihat semua data menyangkut perumahan di sana termasuk dinas lainnya seperti Dinas PUPR orang akan tahu jalan-jalan yang sudah dibangun sampai dimana. dan kedepan orang membangun itu harus sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan.

Pace Iba Oke ini hanya istilah yang diambil dari salah satu marga suku Sougbh yaitu marga Iba,” paparnya.

Kepala Dinas Perumahan itu juga mengatakan bahwa Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Teluk Bintuni sudah menyiapkan data-data seperti berapa rumah yang sudah dibangun dan nama-nama masyarakat yang sudah dapat rumah dengan adanya satu data ini orang tidak bisa mendapatkan bantuan rumah atau bantuan lainnya dobol.

“Kami sangat senang dengan adanya Pace Iba Oke ini karena orang bisa tahu data-data yang telah dibuat oleh OPD seperti kami di Dinas Perumahan orang bisa tahu apa yang sudah kita buat atau kerjakan selama ini.

Dan ini menjadi ukuran kinerja kita pada setiap satu tahun anggaran. Dan apa yang ada itu kita sudah bekerja sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

Maka kedepan  semua OPD akan mengacu ke Smart City dalam membuat program kerja. Dan dengan adanya Smart City ini maka orang bisa tahu apa sudah pemerintah buat dan masyarakat juga akan senang karena pemerintah transparan dengan apa yang sudah dia kerjakan.

Terkait Smart City ini saya berharap kedepan masyarakat dapat memanfaatkan satu data dari setiap OPD.

Dan kami berharap pihak ketiga segera action untuk mewujudkan Bintuni sebagai Smart City berbasis digital. Dan program Smart City Berbasis Digital di Bintuni ini adalah yang pertama di Papua Barat,” pungkas Dorus. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *