P3MD Distrik Wamesa Bekerja Sama Dengan LSM Panah Papua Bentuk Koperasi Pengembangan Komoditas Sagu

Nampak LSM Panah Papua dan P3MD distrik Wamesa memfasilitasi pendirian BUMDES Koperasi Pengembangan Komoditas Sagu di Yakati. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 7

BINTUNI, InspirasiPapuaPendamping Distrik Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Distrik Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni menggandeng Perkumpulan LSM Panah Papua melaksanakan musyawarah pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) atau Koperasi Pengembangan Komuditas Sagu di Kampung Yakati Distrik Wamesa.

Nampak pengarahan dari pendamping P3MD distrik Wamesa saat musywarah pembentukan BUMDES untuk berdayakan kaum perempuan kampung Yakati. IP-IST

Kegiatan yang difasilitasi  Roy Marthen Masyewi, S.Pd yang juga anggota dari LSM Panah Papua mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan musyawarah itu untuk menyerap produksi Sagu Masyarakat di Kampung Yakati Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni.

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Yakati dihadirkan pemateri dari pendamping distrik dan Perkumpulan Panah Papua. Adapun materi yang disampaikan terkait rencana pengelolaan sagu berkelanjutan melalui BUMDES,” ungkap Roy Masyewi kepada media ini, Senin (04/07/2022) pagi.

Masyewi juga menyebutkan bahwa dalam musyawarah pembentukan BUMDES Koperasi Pengembangan Komoditas Sagu mendapat respon masyarakat yang tinggi.

“Kami berharap kedepannya BUMDES Koperasi Pengembangan Komoditas Sagu ini dapat berjalan dengan baik. Ketika BUMDES sudah terbentuk, maka BUMDES akan kerja sama dengan pembeli untuk menyerap produksi sagu masyarakat Yakati.

Saya mewakili masyarakat secara khusus dari kampung Yakati berharap agar pemerintah dapat mendukung berjalannya BUMDES sehingga produk sagu masyarakat dapat dikelola secara berkelanjutan.

Nampak anggota LSM Panah Papua Roy Masyewi dan masyarakat sedang bermusyawarah bentuk BUMDES di kampung Yakati. IP-IST

Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan terimakasih banyak kepada  pimpinan dan staf LSM Panah Papua, Sulfianto bersama pendamping distrik P3MD distrik Wamesa, Mochamad Syafi’i atas kerja samanya melaksanakan musyawarah pembentukan BUMDES di Kampung Yakati Distrik Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni,” papar Masyewi.

Masyewi juga mengatakan bahwa komunitas perempuan adat di kampung Yakati bersama LSM Panah Papua serta pendamping  lokal distrik menginisiasi pembentukan Bumdes di Kampung Yakati, Distrik Wamesa, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Pembentukan Bumdes ini bertujuan untuk menyerap komoditas sagu milik masyarakat adat khususnya kelompok perempuan adat yang ada di Kampung Yakati.

Kami memiliki tujuan besar yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat kampung terutama perempuan Papua yang ada di kampung Yakati. Hal ini penting untuk membangun ketahanan komunitas perempuan adat di kampung ini terhadap perubahan iklim yang mengancam mata pencaharian komunitas perempuan Papua.

Rencananya Bumdes ini akan melaksanakan bisnis bekerja sama dengan pembeli yang ada kota Bintuni untuk menyerap produk sagu milik masyarakat adat.

LSM Panah Papua dan P3MD serta kaum perempuan kampung Yakati distrik Wamesa fose bersama usai musyawarah pembentukan BUMDES. IP-IST

Kita juga akan meningkatkan kapasitas pengurus Bumdes agar pengurus dapat berinovasi sehingga mampu menjalin kerja sama dengan pembeli komoditas sagu dari kampung Yakati.

Kami berharap ada perubahan proses pengolahan komoditas sagu oleh kelompok perempuan adat, misalnya mengubah bahan baku sagu menjadi bahan baku sagu setengah jadi. Namun tetap menjaga identitas kelompok perempuan adat yang ada di kampung Yakati,”  terang Masyewi. (01-IP)

 

 

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *