Kadinkes Bintuni Berharap Masalah Pemalangan Puskesmas Idoor Agar Diselesaikan Di Kantor Dinas

Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Franky D. Mobilala ketika berpose dengan tenaga kesehatan Puskesmas Idoor distrik Wamesa saat mengunjungi pelayanan kesehatan di Mambaranu. (IP-IST)
Bagikan berita ini

Visits: 8

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Pemalangan Puskemas Idoor distrik Wamesa yang dilakukan pekan lalu salah satu pertugas kesehatan Puskesmas Idoor distrik Wamesa Sefnat Waney ketika pelaksanaan serah terima Kepala Puskesmas dari yang lama Sefnat Waney kepada Kepala Pusksesmas baru Salmon Masewi yang dihadri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni Marinus Aronggear, Amk mewakili Kepala Dinas Kesehatan.

“Dimana berdasarkan laporan dari Sekretaris Dinas Kesehatan bahwa waktu dia sampai di sana pada saat acara serah terima jabatan berlangsung Kepala Puskemas Idoor yang lama tidak terima.

Dimana yang bersangkutan mau yang datang menghadiri acara serah terima Kepala Puskesmas tersebut harus Kepala Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni Franky D. Mobilala, SKM, M.Kes ketika diwawancarai wartawan. (IP-IST)

Sedangkan saya sudah katakan kepada mereka bahwa saya tidak bisa hadir dan yang datang mewakili kepala dinas adalah sekretaris dinas dan itu sudah cukup mewakili kepala dinas.

Dimana saya sudah menyampaikan kepada yang bersangkutan bahwa kalau ada persoalan-persoalan yang belum diselesaikan agar dia datang ke dinas kesehatan sebab kepala dinas tidak bisa menghadiri acara serah terima kepala Puskemas Idoor tersebut karena banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan.

Dimana saya juga sudah menyarankan kepada kepala Puskesmas yang lama agar segera datang ke kantor dinas supaya kita duduk bersama untuk menyelesaikan masalah yang mungkin ada,” ungkap Kepala Dinas Kabupaten Teluk Bintuni Franky D. Mobilala, SKM, M.Kes, Rabu (09/11/2022).

Pada saat diwawancarai wartawan ketika dirinya mengklarifikasi Pemalangan Puskesmas Idoor distrik Wamesa saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Teluk Bintuni di Kilometer 06 distrik Bintuni.

Kepala Dinas Kesehatan itu menjelaskan bahwa dirinya sebagai Kepala Dinas Kesehatan waktu itu tidak bisa menghadiri serah terma tersebut sebab ada kunjungan dari BPK RI.

“Dimana kami sudah diperintahkan tidak boleh kemana-mana dan harus berada di tempat untuk sewaktu-waktu melakukan koordinasi dengan pihak BPK.

Sehingga saya menunjuk sekretaris untuk mewakili saya mengantar Tugas Kepala Puskesmas Idoor yang baru berdasarkan pelantikan yang telah dilakukan Bupati Teluk Bintuni,” terangnya.

Ftanky Mobilala juga menyebutkan bahwa Kepala-Kepala Puskemas yang lain sudah diantar ke tempat tugasnya masing-masing namun untuk Kepala Puskesmas Idoor yang baru itu baru saja diantar ke tempat tugasnya karena masih adanya persoalan-persoalan intern yang ada  di Puskesmas tersebut.

“Puskesmas Idoor ini sering kali dipalang dan kalau itu masyarakat yang palang maka pasti dirinya selaku Kepala Dinas akan pergi ke Idoor untuk menyelesaikannya karena kalau masyarakat yang palang itu pasti ada pesoalan.

“Tetapi kalau menyangkut petugas kesehatan yang palang Puskemas Idoor itu hanya 1 (satu) orang saja maka lebih baik dia datang ke dinas kesehatan ini untuk diselesaikan bersama.

Kira-kira ada persoalan apa karena ini persolan intern kita sendiri dan bukan orang luar karena kita sama-sama orang kesehatan.

Kalau yang menjadi persoalan menyangkut lokasi Puskesmas di Idoor itu adalah tanah atau hak ulayatnya maka masalah tanah itu bukan urusan dinas kesehatan tetapi itu urusan dinas pertanahan.

Tetapi kalau itu menyangkut bangunan Puskesmas maka itu tentunya menjadi urusan dinas kesehatan,” papar Mobilala.

Kepala Dinas Kesehatan itu juga mengungkapkan bahwa dalam pengamatannya bahwa selama kepemimpinan kepala Puskemas Idoor yang lama selama kurang lebih 2 tahun itu target-target nasional  maupun target dinas kesehatan tidak pernah tercapai.

“Sehingga kita pikir di kampung-kampung yang ada di distrik Wamesa tersebut seperti Mambranu jarang anak-anak diimunisasi.

Dengan adanya pemalangan Puskesmas Idoor tersebut agar pelayanan kesehatan itu tidak terputus di sana maka saya belum lama ini ke Mambranu dan Yakati distrik Wamesa untuk melihat pelayanan kesehatan di sana.

Dan apabila  Puskemas Idoor tersebut masih dipalang maka kami akan pindahkan pelayanan Puskemas Idoor untuk sementara ke Yakati.

Dimana petugas Puskemas Idoor akan melakukan pelayanan keliling atau Puskemas keliling (Pusling) dari Yakati ke Yensei lalu ke Idor kemudian ke Mambranu dan setiap bulan kepala Puskemas yang baru harus melakukan Pusling di wilayah kerjanya.

Dalam minggu ini kepala Puskesmas yang baru Salmon Masewi sudah mempersiapkan personilnya untuk bergerak ke Yakati untuk menjaga pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan di sana,” tutur Mobilala. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *