KPU Telbin Verifikasi Keangotaan Partai Di Pesisir Sudah Selesai, Daerah Gunung Masih Sebagian

Kantor KPU Teluk Bintuni nampak dari luar. (IP-IST)
Bagikan berita ini

Views: 1

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Teluk Bintuni sudah menyisir semua distrik di daerah pesisir sementara daerah pegunungan masih sementara diverifikasi sebagian.

“Dari 24 distrik yang ada di kabupaten Teluk Bintuni rata-rata verifikasi keanggotaan sudah sebagian dilakukan. Untuk distrik Moskona Barat walaupun kami di larang turun oleh pihak kepolisian karena dianggap masih rawan tetapi sebagian besar kami sudah kerja.

Dimana untuk daerah pesisir sudah kita jalan lebih awal dan saya minta kepada semua anggota komisioner agar menyisir daerah pesisir lebih dulu.

Kami mengambil langkah lebih awal kita sisir dulu di pesisir mumpung cuaca masih baik dan kita bisa temui anggota partai sampai distrik yang terjauh untuk diverifikasi.

Dan setelah kita kembali dari pesisir nanti baru kita sisir yang ada di darat walau cuaca kurang bagus kita bisa jalan perlahan walaupun malam kita bisa jalan memverifikasi mereka,” papar Ketua KPU Kabupaten Teluk Bintuni Herry Arius E. Salamahu kepada wartawan belum lama ini di Bintuni.

Ketua KPU 2 periode itu juga menjelaskna bahwa jumlah komisioner yang jalan mendata atau memverifikasi keanggotaan partai di bagi 5 tim sesuai dengan jumlah komisoner yang ada.

“Dimana semua distrik sudah hampir semua kita jalani untuk memverifikasi keanggotaan partai. Namun ada 3 distrik yang baru sebagian kita data yaitu distrik Moskona Barat, Moskona Timur serta Moskona Utara.
Sebagian besar masyarakat di Moskona Barat sudah turun ke Bintuni sehingga kami konfirmasi warga asal dari distrik Moskona Barat tersebut yang ada di Bintuni.

Dan mereka kasih tahu kita bahwa mereka sebagian besar ada di ibu kota Bintuni sehingga mereka kita cari dan verifikasi di Bintuni.

Pencarian kita kepada mereka belum selesai kami baru dapat sebagian dan sebagiannya lagi belum selesai karena mereka tinggal tersebar di pasar, di Tahiti, Kampung Lama SP-5, dan mereka juga ada yang tingga di belakang POM.

Kami sudah turun dan menemui warga Moskona Barat yang ada di kampung dan kami sudah vidio call dengan mereka yang ada di sana dan mereka bisa memberikan informasi kepada kami.

Tetapi ada juga yang belum karena tinggal di kampung terjauh dari ibu kota distrik sehingga signalnya kurang bagus,” terang Salamahu.

Herry Salamahu juga mengatakan bahwa untuk distrik Moskona Timur dan Moskona Utara sementara juga sedang dilakukan verifikasi faktual.

Mereka itu sebagian tinggal di kota dan yang tinggal di distrik kami nanti komunikasi lewat Medsos kalau memang bisa. Tetapi kalau tidak maka kita akan tindaklanjuti seperti apa nantinya.

Karena menurut pihak kepolisian 3 distrik itu tidak boleh didatangi karena ada dalam kondisi rawan yaitu distrik Moskona Barat, Moskona Timur dan Moskona Utara.
Kalau saya lihat Moskona Selatan juga cukup rawan karena berdekatan dengan Moskona Barat.

Namun puji Tuhan saya sudah sampai distrik kampung terjauh Moskona Selatan dan sudah sisir semua. Dan saya sudah selesai dan kembali dari sana. Begitu juga di Meyado sebagian masyarakat di Meyado adalah pendatang mereka takut tidak mau keluar rumah.

Dan siang malam juga kita datangi sampai ke dalam rumah dan mereka diam dalam rumah dan mereka semua kasih data untuk KPU dan Meyado sudah selesai setelah itu kita kembali ke Bintuni,” jelas Salamahu.

Arius Salamahu juga menambahkan bahwa anggota komisioner masih sementara kerja dan kita berharap sampai tanggal 4 Nopember 2022 nanti data kami sudah masuk dan yang tidak bisa ditemui pasti kita berikan keterangan tidak ditemui.

“Dan yang kami temui kita akan berikan keterangan ditemui. Warga masyarakat yang ada di distrik-distrik pegunungan sementara mereka tidak ada di distrik masing-masing mereka semua berada di ibu kota kabupaten. Sehingga ketika kami datang di distrik mereka tidak kita temui.

Sehingga kita berkoordinasi dengan kepala distrik mencari mereka di ibu kota kabupaten. Dan mereka di kota kita bisa temui karena mereka tinggalnya tidak tersebar dan mereka berkelompok-kelompok.

Kelompok distrik Moskona Barat tersendiri, Moskona Timur tersendiri, Moskona Utara tersendiri, kelompok Moskona Selatan tersendiri mereka tidak campur sehingga kita muda mendatangi mereka.

Dalam memverifikasi anggota partai kita mengecek nama dan alamat sesuai KTP. Kalau nama dan alamatnya cocok saat kita ketemu dan kita mengkonfirmasi bahwa yang bersangkutan dimasukkan menjadi anggota di partai A, B dan C untuk memenuhi syarat sebagai calon peserta Pemilu dimana minimal 1 banding 1.000 dari jumlah penduduk kabupaten Teluk Bintuni.

Dimana jumlah penduduk Bintuni 80.565 jadi minimal itu 80 orang per partai karena ada 565 maka pembulatannya ke atas yaitu 81 orang per partai.

Jadi setiap anggota partai itu minimal 81 orang anggota dan maksimal terserah dan itu tersebar di semua distrik. Setelah kami cek banyak banyak kendala yang kami hadapi diantaranya ada orang tua yang sudah tidak berdaya yaitu tidak bisa jalan, tidak tahu baca yang juga dimasukkan dalam anggota partai sehingga kami KPU yang disalahkan dan setelah kami berikan keterangan dan mereka lalu menolak.

Dan sesuai hasil verifikasi kami anak-anak mereka membuat pernyataan bahwa orang tua mereka tidak boleh dimasukkan menjadi anggota partai.

Sedangkan kalau nanti ada partai yang memiliki keanggotaan kurang dari 81 orang maka itu kita berikan kewenangan ke KPU pusat yang menentukan apakah partai itu memenuhi syarat atau tidak,” pungkas Salamahu. (01-IP)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *