Bupati Bintuni Lantik 4 Perempuan Dan 38 Laki-Laki Sebagai Kepala Kampung Dari 13 Distrik

Nampak Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menyematkan tanda pangkat jabatan kepada para kepala kampung yang dilantik.IP-IST
Bagikan berita ini

Views: 32

Bupati Bintuni Lantik 4 Perempuan Dan 38 Laki-Laki Sebagai Kepala Kampung Dari 13 Distrik

BINTUNI, InspirasiPapua.idBupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Rabu (03/07/2022) melantik 42 Kepala Kampung dari 13 distrik se Teluk Bintuni. Dari 42 Kepala Kampung yang dilantik tersebut kaum perempuan sebanyak 4 orang dan laki-laki sebanyak 38 orang.
Nampak 42 orang saat pengembilan sumpah dan janji jabatan sebagai kepala kampung dari 13 distrik di wilayah Teluk Bintuni. IP-IST
Pelantikan berlangsung sekitar pukul 10.50 Wit di Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Simon Dowansiba, Plt. Sekda Teluk Bintuni Drs. Frans N. Awak.
Selain itu juga dihadiri Forkopimda Teluk Bintuni yaitu  Kajari Teluk Bintuni Johny Zebua, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar, Dandim 1806/Teluk Bintuni Letkol Inf. Kadek Abriawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Drs. H. Haris Tahir, M.Si, Kepala Dinas Perindagkop Teluk Bintuni Yuliusn Bandi, S.Sos serta para kepala distrik.
Pelantikan 42 kepala kampung dari 13 distrik tersebut diikuti masyarakat kampung serta pengamanan seputar gedung GSG nampak dijaga oleh aparat keamanan.
Pelantikan 42 kepala kampung dari 13 distrik se Teluk Bintuni tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Teluk Bintuni Nomor: 188.4.5/G-44/2022 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Kampung di Kabupaten Teluk Bintuni.
Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw. MT dalam arahannya setelah melantik 42 orang kepala kampung itu mengatakan bahwa pengambilan sumpah dan janji jabatan kepala kampung merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa dan PP Nomor 47 Tahun 2015 Tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa yang menjadi landasan bagi desa atau kampung dalam menjalankan roda pemerintahan.
Nampak Bupati Petrus Kasihiw menyaksikan para kepala kepala kampung menndatangani berita acara pelantikan. IP-IST
“Pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi yang besar atas jerih payah dan kerja keras anggota Baperkam dan panitia pemilihan kepala kampung atas segala daya upaya yang dilakukan sehingga pelaksanaan pemilihan kepala kampung dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis.
Dimana kepala kampung yang terpilih telah berhasil merebut simpati mayoritas masyarakat dan dipercaya untuk mengemban amanah sebagai kepala kampung yang saudara pimpin,” papar Bupati Kasihiw.
Orang Nomor Satu di Teluk Bintuni itu juga mengatakan bahwa pemilihan kepala kampung yang dapat berjalan dengan baik ini tentunya menjadi opini awal yang baik bagi keberlangsungan kehidupan demokrasi di kabupaten ini.
“Besar harapan saya, bukan hanya pemilihan kepala kampung saja yang berjalan mulus tetapi dalam mengemban amanah rakyat ke depan saudara-saudara selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan sebaik-baiknya dan bekerja sepenuh hati dalam memimpin dan melayani masyarakat di kampung,” tuturnya.
Lebih daripada itu, kata Bupati Petrus Kasihiw bahwa dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai kepala kampung dirinya berharap para kepala kampung yang baru saja dilantik agar dapat menjalankan komitmen pemerintah sesuai amanat UU Desa.
Nampak kepala kampung dari 13 distrik di Bintuni yang dilantik diantarantaranya ada perempuan. IP-IST
“Sekaligus mewujudkan Nawacita Pembangunan Indonesai yang menjadi Visi Misi Pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni yaitu melaksanakan program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat terutama pada daerah pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tuturnya.
Pada kesempatan itu Bupati Bintuni itu  juga mengingatkan beberapa hal kepada para kepala kampung yang baru saja dirinya lantik, yaitu pertama, segera mempelajari, memahami dan melaksanakan tugas, kewajiban serta wewenang sebagai kepala kampung.
Kedua, Bupati Bintuni menekankan bahwa kampung telah mendapat perhatian yang sangat besar dari pemerintah dengan mendapatkan Dana Desa (DD), ADD (Alokasi Dana Desa), Program Padat Karya, serta berbagai macam program atau bantuan lainnya.
“Di satu sisi hal tersebut  sangat mengurangi beban keuangan kampung, tetapi disisi lain hal tersebut menuntut tanggung jawab yang sangat besar dari setiap kepala kampung dan masyarakat untuk  dapat menggunakan dana desa sebaik-baiknya.
Demi kemajuan desa dan kampung sesuai regulasi yang berlaku dan mempertanggungjawabkan dana desa tersebut dengan sebaik-baiknya.
Dan saya kembali mengingatkan bahwa seiring peningkatan dana desa, pengawasan terhadap penggunaan dan pertanggung-jawaban dana desa juga semakin ketat,”  terang Bupati Bintuni itu mengingatkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini 42 (empat puluh dua) kepala kampung yang dilantik Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw yaitu Maman Darmansyah sebagai kepala kampung Varcodamneen, Yunus Boho sebagai kepala kampung Barma, Sarwono sebagai kepala kampung Barma Baru, Fery Asmorom sebagai kepala kampung Meyado, Frederika Kutanggas sebagai kepala kampung Mogotira, Zakeus Brawery sebagai kepala kampung Tuanaikin,   Paulinus Sorowat sebagai kepala kampung Weriagar,  Yan  Robert Brawery sebagai kepala kampung Weriagar Utara, Timotius Jare sebagai kepala kampung Weriagar Baru, Sudirman sebagai kepala kampung Banjar Ausoy.
Kemudian Philipus Iba sebagai kepala kampung Tuhiba, Soleman Iba sebagai kepala kampung  Tisaida, Edy Pranoto sebagai kepala kampung Sibena Permai, Suyadi sebagai kepala kampung Bangun Mulya, Ester Tomouw sebagai kepala kampung Mogoi Baru, Matius Ijehido sebagai kepala kampung Araisum, Anus Meyem sebagai kepala kampung Meyergam, Marthen Orocomna sebagai kepala kampung Majnic.
Selanjutnya Nowel Orocomna sebagai kepala kampung Macok, Beny Orocomna sebagai kepala kampung Isteokim, Tobias Yafies sebagai kepala kampung Inofina, Agus Orocomna sebagai kepala kampung Moyeba, Nuel Merestim  sebagai kepala kampung Merestim, Silas Orocomna sebagai kepala kampung Mosum, Willem Ateta sebagai kepala kampung Saengga, Deminanus Pigo sebagai kepala kampung Sarbe, Isak Refideso sebagai kepala kampung Wagura, Yulianus Tiri sebagai kepala kampung Argosigemarai, Benias Iba sebagai kepala kampung Beimes.
Frans Iba sebagai kepala kampung Iguriji, Anike Gasper sebagai kepala kampung Tuasai, Markus Iba/Wesiri, Maida Fimbay sebagai kepala kampung Masina, Elion Marbi sebagai kepala kampung Mesna, Yafet Igomu sebagai kepala kampung Sumuy, Semi Orocomna sebagai kepala kampung Igomu, Ayuba Bauw sebagai kepala kampung Kecap, Usman Bauw sebagai kepala kampung Baru, Arosi Rumatan sebagai kepala kampung Aranday, Sudin Tonoi sebagai kepala kampung Manunggal Karya, Latif Kaitam sebagai kepala kampung Tomu, Ridwan Sorowat sebagai kepala kampung Taroi. (01-IP)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *