Hasil Musda II IKK-NTB Teluk Bintuni Akhirnya Putuskan Duarif Sebagai Nahkoda Baru Periode 2022-2027

Nampak Wakil Bupati, para tokoh masyarakat NTB Teluk Bintuni dan Tokoh Agama serta tokoh masyarakat Bintuni. swerta anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun ketika mengmhadiri acara Pembukaan Musda II IKK-NTB Teluk Bintuni. (IP-IST)
Bagikan berita ini

Visits: 21

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Hasil Musyawarah Daerah Ke-II Ikatan Kerukunan  Keluarga  Nusa Tenggara Barat (Musda II IKK-NTB Teluk Bintuni, Minggu (23/10/2022) yang berlangsung di Aula Harmoni School Internasional Kampung Lama akhirnya memutuskan Duarif, SH sebagai Ketua IKK-NTB Teluk Bintuni Periode 2022-2027.

Duarif, SH terpilih sebagai Ketua IKK-NTB Teluk Bintuni Periode 2022-2027.IP-IST

IKK-NTB Merupakan wadah berhimpun warga NTB  dari 3 pilar suku NTB yang mendiami Pulau Lombok, Pulau Sumbawa terdiri dari wilayah administrasi pemerintahan 2 Kota dan 8 Kabupaten.

Yaitu Kota Mataram, Kota Bima serta Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Barat, lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur yang berdomisili di Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat.

Adapun proses pemilihan melalui musyawarah berjalan lancar dan sangat demokratis.  Mekanisme pemilihan melalui dua tahap penjaringan  yaitu, penjaringan tahap pertama Bakal Calon masing-masing Suku atau Pilar mengusulkan  1 (satu) nama yang terdiri dari Suku Mbojo, Suku Samawa serta Suku Sasak.

Adapun 3 nama yang diusulkan terdiri dari Duarif, SH dengan memperoleh 22 suara, Ikhlasan memperoleh 21 suara serta Mukhlis mendapatkan 12 suara.  

Dimana akhirnya Duarif, SH terpilih sebagai Ketua IKK-NTB Teluk Bintuni Periode 2022-2027 dengan memperoleh dukungan sebanyak 22 suara dari total suara sebanyak 55 suara yang diperebutkan.

Saat pengukuhan Ketua Terpilih IKK-NTB, Ketua IKK-NTB Provinsi  Papua Barat Sirajudin,SH,M.Si dalam sambutannya mengharapkan dengan terpilihnya Ketua IKK-NTB Periode 2022-2027 yang baru kiranya mampu melakukan inovasi dan membina kerukunan secara internal.

“Serta juga mampu membangun sinergisitas kolaboratif dengan mendukung Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam mamacu peningkatan pembangunan.

IKK-NTB sebagai wadah kultur sudah merupakan keniscayaan menciptakan Hormoni dalam realitas keragaman suku, agama yang mendiami Kabupaten Teluk Bintuni,” harapnya.

Sirajudin juga mengingatkan warganya agar tetap memegang teguh Filosofi Pengabdian dalam Kepemimpinan di daerah asalnya.

“Dengan ungkapan bahasa daerah NTB bahwa Maja Labo Dahu, Ederundaisi Surapa Dou Labo Dana. Artinya Malu melakukan hal-hal yang mencederai nilai-nilai etik dan marwah kehormatan kemanusiaan serta Takut melakukan apa yang di larang oleh Sang Pencipta.

Dahulukan kepentingan umum daripada kepentingan individu dan kelompok. Serta harus mampu menciptakan harmoni dengan lingkungan sekitar dimanapun kita berada wajib menerapkan Patuh. Patut serta Pacuh.

Patuh terhadap Perintah dan peraturan yang berlaku. Lakukan yang Patut dilakukan baik yang berlaku dalam Adat dan Budaya Kita maupun yang patut dalam adat  budaya  saudara-saudara kita lainnya,” tutup Sirajudin.

Hadir saat Pembukaan Musda II IKK-NTB Wakil Bupati Matret Kokop, para tokoh masyarakat NTB Teluk Bintuni dan Tokoh Agama serta tokoh masyarakat Bintuni serta anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun, SH, MH. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *