Views: 20
BINTUNI, InspirasiPapua- Kantor Imigrasi Kelas 1 Non (Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Manokwari, Rabu (28/09/2022) sebanyak 10 orang yang dipimpin Kepala Kantor Imigrasi Iman Teguh Adianto menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) di Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2022 yang dilaksanakan di ruang meeting Hotel Steenkool Bintuni di Kilometer 4 distrik Bintuni.

Rapat Koordinasi Tim PORA yang berlangsung selama satu hari itu bertemakan “Sinergitas dan Kolaborasi Tim PORA dalam rangka Optimalisasi Pengawasan Orang Asing di Kabupaten Teluk Bintuni” dan dilajutkan dengan Operasi Gabungan kepada 2 (dua) perusahaan kayu yang ada di Tirasai distrik Manimeri yang mempekerjakan orang asing, Kamis (29/09/2022) yang dilaksanakan oleh Kantor Migrasi Manokwari dengan stakeholder terkait serta TNI dan Polri yang ada di Buntuni.
Kepala Imigrasi Manokwari Iman Teguh Adianto ketika menjawab pertanyaan peserta rapat terkait pengawasan dan data orang asing menjelaskan bahwa pihaknya sangat ingin sekali membuka kantor Cabang Imigrasi di Bintuni karena jangkauan pelayanannya cukup jauh dari Manokwari.

“Namun sayangnya untuk membuat kantor cabang Imigrasi ini tidak semudah membalik telapak tangan. Pasalnya kita memiliki tenaga di Kantor Imigrasi Manokwari masih terbatas.
Sehingga itu belum bisa kami lakukan. Tetapi data orang asing yang kami miliki semuanya legal dan kami tidak memiliki data orang asing yang illegal.

Serta Kantor Imigrasi juga tidak memiliki kewajiban sharing data. Namun stakeholder yang membutuhkan data orang asing bisa langsung menyurat kepada kantor Imigrasi Manokwari,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Manokwari Iman Teguh Adianto ketika dirinya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan peserta Rakor kepada pihaknya.
Iman Teguh Adianto juga menjelaskan pihaknya membuka Cabang Kantor Imigrasi di LNG Tangguh bekerja sama dengan perusahaan BP Tangguh dengan menempatkan tenaga Imigrasi di sana untuk mempermudah dalam pengawasan orang asing.

“Orang yang datang ke LNG Tangguh untuk bekerja. Jadi kalau datang ke LNG itu sangat bisa kalau ada kaitannya dengan pekerjaan atau tugas dan fungsinya.
Seperti Kantor Imgrasi ini untuk mengawasi dan mendata orang asing yang masuk bekerja di LNG Tangguh.
LNG Tangguh ini dibawah langsung SKK Migas dan KSP. Di sana LNG Tangguh jamin tidak ada masalah terkait tenaga asing yang bekerja. Namun dari Kantor Imigrasi tetap lakukan pengawasan di sana sebagaimana tupoksinya.

Dimana Tim PORA juga memiliki group whatsApp sehingga kami harap semua stakeholder terkait bisa bergabung untuk mendapatkan informasi.
Kalau data legal kami punya lengkap tetapi kalau ilegal kami tidak punya.
Begitu pun dengan perkawinan campuran itu dibolehkan di Indonesia. Seperti Bapaknya si anak orang Amerika sedangkan ibunya orang Indonesia kalau mereka menikah secara resmi maka anak-anak mereka otomatis menjadi warga negara Amerika.














