Ketua Dekranasda Bintuni Harap Kerjinan Tangan Kulit Kayu Agar Dikembangkan Dan Lebih Diinovasi

Nampak Kerajinan Tangan dari Kulit Kayu produk unggulan Teluk Bintuni yang dipamerkan di HUT Dekranasda Ke-43. Gedung Kantor Dekranasda Teluk Bintuni yang siap diresmikan. Inzet : Ketua Dekranasda Kabupaten Teluk Bintuni Ny. Priska Pricilia Kasihiw.IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 13

Ketua Dekranasda Bintuni Harap Kerjinan Tangan Kulit Kayu Agar Dikembangkan Dan Lebih Diinovasi

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Teluk Bintuni Ny. Prisca Pricilia Kasihiw, Kamis (25/05/2023) kepada media ini mengatakan, dirinya berharap semoga karya-karya kerajinan tangan seperti kulit kayu yang di pamerkan di Pameran Dekranasda di Medan pada perayaan HUT Dekranasda Ke-43 agar tetap dikembangkan dan lebih diinovasi kembali sehingga bisa bersaing di pasaran dalam negeri dan luar negeri.

“Saat ini Kantor Dekranasda Teluk Bintuni sudah dibangun dan mungkin dalam waktu dekat akan diresmikan. Sambil menunggu kepengurusannya dibentuk. Karena semua OPD yang membidangi Dekranasda itu belum definitif sehingga saya selaku ketua Dekranasda belum melakukan pelantikan pengurus Dekranasda di Teluk Bintuni.

Dengan belum terbentuknya Badan Pengurus Dekranasda Kabupaten Teluk Bintuni maka kami Dekranasda Teluk Bintuni bisa dikatakan agak vakum.

Tetapi ketika Dekranasda mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan keluar kami tetap menyediakan produk-produk unggulan Teluk Bintuni bersama pengrajin-pengrajin yang sudah mendapatkan binaan dari TP PKK,” ungkap Ny. Prisca Kasihiw.

Ny. Prisca Kasihiw yang kesehariannya juga adalah Ketua TP PKK Teluk Bintuni menjelaskan, soal pelantikan Badan Pengurus Dekranasda ini saya tetap optimis bisa dilakukan tahun ini dan semoaga Bapak Bupati bisa melantik pimpinan OPD definitive sehingga kami juga bisa melantik Badan Pengurus Dekranasda definitif.

“Pada saat perayaan HUT Dekranasda Ke-43 di Medan saya tidak bisa ikut karena harus mendampingi Bupati Teluk Bintuni untuk melakukan kegiatan Pencanangan Mangrove bersama Pangdam Kasuari Papua Barat.

Sehingga saya selaku Ketua Dekraasda mengutus Bendahara Dekranasda Teluk Bintuni yaitu Ibu Herlina C.E Budhy, SIK mewakili Dekranasda Teluk Bintuni sedangkan Sekretaris Rheinhard Maniagasi juga tidak bisa hadir di sana karena ada tugas yang urgen pada saat itu.

Sehingga Ibu Herlina dan salah satu pengrajin Teluk Bintuni Ibu Lince Idorway mantan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Provinsi Papua Barat yang hadir di sana untuk memamerkan hasil-hasil kerajinan Dekranasda Teluk Bintuni.

Dimana Ibu Lince Idorway adalah salah satu putri Teluk Bintuni yang begitu antusias untuk mengangkat karya-karya seni kerajinan tangan yang ada di kabupaten Teluk Bintuni.

Dimana pada saat pameran Dekranasda di Medan menampilkan pakaian-pakain adat yang memiliki bahan dari kulit kayu yang sudah didesign sebaik mungkin dan designnya tersebut sudah mendapat pengakuan dari Kementrian Hukum dan HAM dan merupakan hak paten atau hak cipta kabupaten Teluk Bintuni,” tutur Ketua Dekranasda Teluk Bintuni itu mengakhiri wawacaranya. (ahd-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *