Plt. Kadin Dukcapil Bintuni Akui Tandatangani Dokumen Cukup Banyak Selama Penerimaan Polri

Nampak para pemuda dan pemudi Bintuni lulusan SLTA ketika mengurus dokumen di Dinas Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni untuk digunakan pada penerimaan anggota Polri.IP-IST
Bagikan berita ini

Views: 26

Plt. Kadin Dukcapil Bintuni Akui Tandatangani Dokumen Cukup Banyak Selama Penerimaan Polri

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Teluk Bintuni Fredrik Paduai, S.Sos, Rabu (12/04/2023)  kepada media ini mengakui kalau banyak dokumen foto copy KTP, kartu keluarga dan akte kelahiran yang dirinya tandatangani selama penerimaan Polri berlangsung.

Nampak Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni Fredrik Paduai ketika memperlihatkan dokumen yang menggunakan barkot.IP-IST
Nampak Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni Fredrik Paduai ketika memperlihatkan dokumen yang menggunakan barkot.IP-IST

“Kalau saya lihat saat pendaftaran polisi  cukup banyak dokumen yang saya tandatangani seperti KTP, kartu keluarga, akte kelahiran serta akte perkawinan.

Dalam satu hari saya bisa menandatangani lebih dari 50 an atau hampir 100 dokumen. Seperti yang saya amati KTP yang saya tandatangani ada rangkap 10 sampai 20.  Beberapa hari ini saya rasakan banyak  dokumen yang harus saya tanda tangani karena ada pendaftaran polisi,” ungkap Kepala Dinas Dukcapil  itu.

Fredrik Paduai juga mengatakan bahwa banyaknya dokumen yang harus dilegalisir bukan hanya saat pendaftaran polisi tetapi juga saat ada penerimaan pegawai, TNI itu cukup banyak dokumen yang harus saya tanda tangani untuk melegalisir dokumen-dokumen tersebut agar dokumen-dokumen ini dinyatakan benar.

 

“Jadi dokumen-dokumen yang dilegalisir adalah dokumen-dolumen yang tidak menggunakan tandatangan elektronik berupa barkot maka dokumen itu harus dilegalisir.

Tetapi dokumen yang sudah memiliki barkot atau tanda tangan elektronik seperti kartu keluarga dan akte kelahiran itu tidak perlu dilegalisir lagi

Nampak Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupatenn Teluk Bintuni Fredrik Paduai ketika memperlihatkan dokumen yang tidak menggunakan barkot.IP-IST

karena seleksi penerimaan polisi ini dilaksanakan secara online sehingga saat dokumen yang mereka kirim dan setelah diperiksa oleh penyeleksi naja identitas yang bersangkutan itu dinyatakan benar,” papar Paduai.

Orang Kepercayaan Bupati di Dinas Dukcapil tersebut juga menegaskan bajwa semua pelayanan dokumen yang dilakukan di Dinas Dukcapil itu gratis.

“Apabila ada masyarakat yang merasa ditagih oleh pihak staf-staf kami agar segera melapor sehingga pelaku akan ditindak tegas.

Nampak para pemuda dan pemudi lulusan SLTA ketika mengurus dokumen di Dinas Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni untuk digunakan pada penerimaan anggota Polri.IP-IST

Dimana saya bisa pastikan staf kami tidak ada yang minta bayaran saat melayani masyarakat. Karena Dinas Dukcapil atas nama pemerintah melakukan pelayanan ini gratis.

Dan kalau saya menandatangani banyak dokumen itu adalah bagian dari tugas saya melayani masyarakat yang tak lain adalah adik-adik kita yang sedang berjuang untuk masa depan mereka,.” pungkasnya. (ahd-IP)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *