Kepala Distrik Moskona Utara Jauh Teluk Bintuni Berharap Gedung Baru SD Negeri Mocui Segera Diisi Meubeler

Nampak Gedung baru SD Negeri Mocui Moskona Utara Jauh belum digunakan karena belum ada meubeler. Inzet : Kepala DIstrik Mariyus Orocomna, SE. (IP-IST)
Bagikan berita ini

Visits: 62

Kepala Distrik Moskona Utara Jauh Teluk Bintuni Berharap Gedung Baru SD Negeri Mocui Segera Diisi Meubeler

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Kepala Distrik Moskona Utara Jauh Kabupaten Teluk Bintuni Mariyus Orocomna, SE berharap kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Teluk Bintuni untuk segera mengisi meubeler di gedung baru SD Negeri Mocui agar gedung baru SD tersebut dapat digunakan.

“Gedung SD Negeri Mocui Inofina ini dibangun sejak tahun 2021 sudah selesai semua dan tinggal yang belum diisi adalah meubeler kursi dan meja untuk anak-anak sekolah pakai bejar. Sebab dana yang diberikan waktu itu hanya untuk pembangunan gedung saja sedang meubeler  mereka tidak masukkan,” ungkap Kepala Distrik Moskona Utara Jauh Mariyus Orocomna, SE, Jumat (09/12/2022) kepada media ini ketika dikonfirmasi di Bintuni.

Lanjut Kepala Distrik Moskona Utara Jauh itu bahwa dirinya sudah mengusulkan ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Teluk Bintuni untuk mencari solusi kedepan bagaimana gedung sekolah tersebut bisa dipakai.

“Sekolah tersebut saat ini memiliki 4 (empat) orang guru terdiri dari 1 guru pegawai negeri dan 3 guru honor. Awalnya gedung sekolah ini memliki 3 ruangan yang dibangun sejak tahun 2015.

Kemudian tahun 2021 dibangun 1 gedung sekolah lagi  dengan jumlah kelas sebanyak 3 ruangan. Dan sekarang SD Mocui ini sudah memiliki 6 kelas.

SD Negeri Mocui ini sudah menamatkan 5 tamatan. Dengan memiliki jumlah siswa sebanyak 50 orang. dan setiap tahun dari SD Negeri Mocui ini menamatkan 5 sampai 10 orang. Dan mereka sudah ada yang kuliah di kota-kota study seperti di Jayapura, Sorong serta Yogyakarta dan Bandung,” papar Mariyus.

Mariyus Orocomna juga menuturkan bahwa setelah siswa SD Negeri Mocui itu tamat mereka kemudian melanjutkan ke SMP Satu Atap (Satap) Moyeba. “Dimana setelah tamat dari SMP Satap Moyeba. Siswa lulusan SMP Satap Moyeba kemudian melanjutkan study ke SMK dan SMA yang ada di kota-kota study seperti di Bintuni, serta Manokwari dan Sorong.

Saya melihat sekolah SD Negeri Mocui ini ada karena ada distrik pemekaran yang harus ada pendidikan dan kesehatan yang harus menunjang supaya kedepan distrik pemekaran Moskona Utara Jauh dapat cepat definitif,” sebut Mariyus.

Mariyus Orocomna juga menjelaskan bahwa apabila gedung baru SD Negeri Mocui ini tidak dipakai berarti kita masyarakat dan anak-anak sekolah di distrik Moskona Utara Jauh rugi sebab pembangunan gedung sekolah ini oleh dinas terkait tidak dikontrol ke lapangan.

“Tetapi yang kontrol hanya saya kepala distrik dan kepala kampung Inofina serta Kepala Sekolah SD Negeri Mocui.

Kami datang bicara di Dinas Pendidikan agar gedung sekolah tersebut segera diisi meubeler meja dan kursi tetapi mereka belum menjawab permohanan kami.

Jadi bagaimana nasib sekolah ini kedepan tidak dipakai. Dimana aktifitas sekolah mereka hanya memakai gedung disebelahnya yang juga berisi 3 (tiga) kelas. Sedangkan gedung yang baru yang juga memiliki 3 (tiga) kelas untuk kelas 4, 5 dan kelas 6 belum di fungsikan.

Adapun guru-guru SD Negeri Mocui tersebut selama ini sudah ada yang pindah mengajar ke SD Moyeba.  Sedangkan gedung lama SD Negeri Mocui yang memiliki 3 kelas yaitu kelas 1, 2 dan 3 dimana kepala sekolah SD Negeri Mocui memfungsikan sekolah tersebut pada pagi untuk kelas 1,2 dan 3 sedangkan sore untuk kelas 4, 5 dan 6 bersekolah pada sore hari.

Saya selaku kepala distrik di sana berharap harus segera ada meubeler untuk mengisi gedung baru SD Mocui supaya gedung sekolah tersebut dapat terpakai tahun ini atau tahun depan.

Oleh karena itu saya minta dinas terkait memperhatikan pendidikan di distrik Moskona Utara Jauh ini,” ujar Mariyus Orocomna. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *