Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Akan Jadi Sentral GPKAI Di Teluk Bintuni, Butuh Dana Rp.4 Milyar

Bagikan berita ini

Visits: 76

Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Akan Jadi Sentral GPKAI Di Teluk Bintuni, Butuh Dana Rp.4 Milyar

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara Teluk Bintuni yang saat ini akan dimulai pembangunannya membutuhkan dana Rp.4 milyar. Dimana Gedung gereja tersebut akan dibangun dua lantai. Gereja ini nantinya akan menjadi sentral Gereja GPKAI di Teluk Buintuni.

Wakil Bupati Matret Kokop saat meletakkan Batu {ertama Pembangunan Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara Bintuni. (IP-IST)

Dan akan menjadi Gedung yang refresentatif bagi umat atau jemaat untuk melakukan ibadah.

Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, SH ikut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara Teluk Bintuni, Jumat (10/02/2023) sore di Kompleks PLTD Kampung Lama.

Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop ketika menyaksikan peletakan Batu Pertama Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara Bintuni. (IP-IST)

Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah siap membantu dan berkomitmen untuk membangun rumah ibadah.

“Saya melihat jemaat di sini memiliki semangat yang tinggi untuk pembangunan Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara. Gereja ini nantinya sangat representative, untuk umat melakukan ibadah,” ujar Wabup Matret Kokop.

Anggota DPRD Teluk Bintuni Jefri Orocomna ketika meletakkan Batu Pertama pembangunan Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Nisantara Bintuni. (IP-IST)

Lanjut Wakil Bupati Teluk Bintuni 2 periode itu bahwa Puji Tuhan masyarakat dan umat bergerak bersama-sama membentuk panitia untuk pembanguan Gereja ini.

”Bantuan tidak hanya sebatas biaya tetapi juga bisa dengan tenaga sehingga gereja ini bisa terbangun. Semua jemaat bisa berpartisipasi dan berkontribusi dengan semengat yang tinggi. Maka saya yakin gereja GPKAI EL SHADAI Nusantara ini dapat cepat selesai dan berdiri megah sehingga dapat digunakan untuk beribadah oleh jemaat.

Dengan memiliki ketua panitia pembangunan gereja yang masih muda cukup enerjik untuk mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bahu-membahu dalam membangun gereja ini,” ujar Wabup.

Foto bersama para tokohtokph Jemaat GPLKAI ELSHADAI Nusantara Bintuni. (IP-IST)

Ditempat yang sama Ketua Panitia Pembangunan Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara, Ferdinand Orocomna, S.STP dalam laporannya menjelaskan dalam pembangunan gereja tersebut membutuhkan biaya Rp.4 milyar lebih.

“Sebab gereja ini merupakan sentral GPKAI di kabupaten Teluk Bintuni dan rencana akan dibangun dua lantai.

Oleh sebab itu kami membutuhkan sponsor dan donatur untuk membantu pembangunan gereja tersebut.  Dan sesuai rencana pembangunan gereja ini sudah berjalan dua tahun.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja GPKAI ELSHADAI Nusantara Ferdinand Orocomna. (IP-IST)

Dimana kami sudah membebaskan lahan seluas 70 meter x 70 meter untuk lokasi pembangunanya. Saat ini yang sudah jadiu yaitu pagar tembok dan rumah pastor,” terang Ferdinand Orocomna.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja itu juga menambahkan, biaya yang sudah keluarkan sekitar 1 milyar, untuk pembayaran tanah, pembangunan rumah pastor dan pambagunan pagar. Anggaran yang kami keluarkan bukan bantuan dari Pemda melainkan itu swadaya dari masyarkat dan donatur.

”Saya berharap agar masyarakat juga ikut bergotong-royong atau berswadaya terutama masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk memberikan bantun dalam pembanguan gereja ini.

Saya juga berharap agar pemerintah daerah bisa memperhatikan pembangunan gereja tersebut. Karena selama ini kami sudah memasukkan proposal  namun belum dijawab,” ujar ketua panitia dan Lurah Bintuni Barat itu. (ahd-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *