Jabat Direktur RSUD Bintuni, dr. Zadrak Bertekad Bekerja Dengan Baik Melayani Masyarakat

Bagikan berita ini

Visits: 123

Jabat Direktur RSUD Bintuni, dr. Zadrak Bertekad Bekerja Dengan Baik Melayani Masyarakat

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Dokter Zadrak Anderias Tewernussa, Sp.B Sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Teluk Bintuni yang baru saja dilantik oleh Bupati Teluk Bintuni pada tanggal 31 Oktober 2023.

Bertekad akan bekerja dengan baik agar masyarakat dapat menikmati semua layanan yang dimiliki rumah sakit ini dengan baik.

“Tentunya saya akan tetap mempertahankan layanan serta meningkatkan layanan rumah sakit ini agar masyarakat mendapatkan sesuai dengan layanan-layanan kesehatan yang ada.

Yaitu masyarakat dapat tersentuh dengan layanan spesialis dasar serta layanan lainnya seperti anastesi yang dimiliki RSUD Teluk Bintuni ini seperti layanan spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, spesialis anak.

Kemudian spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis mata, spesialis paru, spesialis jantung serta spesialis THT dan spesialis lainnya yang sudah lengkap dimiliki rumah sakit daerah ini,” ungkap Direktur RSUD Kabupaten Teluk Bintuni dr. Zadrak Anderias Tewernussa, Sp.B kepada media ini.

Pada saat dirinya diwawancarai di ruang kerjanya di Gedung Administrasi RSUD Kabupaten Teluk Bintuni di Kilo-7 distrik Bintuni belum lama ini.

Dimana dr. Zadrak Anderias Tewernussa yang dilahirkan di Ambon pada tanggal 26 November 1974 silam itu mulai berkarier sebagai dokter di Papua yaitu di RSUD Kabupaten Sarmi pada tahun 2003.

Juga pernah bekerja sebagai dokter bedah atau spesialis Bedah (Sp.B) di Enarotali sebagai dokter ahli bedah di rumah sakit Pati Enarotali Paniai sebagai rumah sakit mitra Masyarakat dan juga di rumah sakit Timika.

Dokter yang telah dikaruniai 4 orang anak itu juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi. Kemudian diterima dan dilantik sebagai direktur RSUD Kabupaten Teluk Bintuni.

Sejujurnya, dirinya professional sebagai dokter ahli bedah ketika mendapatkan berita melalui internet bahwa Rumah Sakit Pratama di Babo akan dibuka maka dirinya mengirimkan lamaran sebab kalau diterima dirinya adalah PNS.

Sehingga dia berharap bisa diterima sebai dokter ahli bedah di rumah sakit Babo nantinya. Namun di sini dirinya sempat kaget lamarannya diterima sebagai Direktur RSUD Kabupaten Teluk Bintuni.

Dimana dirinya baru pertama kali ke Bintuni. Dan terus terang di sini belum banyak orang yang dia kenal. Dia ke Bintuni profesional sebagai dokter bedah.

Dokter yang akrab disapa dokter Anderias itu mengatakan bahwa meskipun dirinya baru di Bintuni namun dia melihat RSUD Teluk Bintuni merupakan rumah sakit yang maju serta sangat komplit di Papua Barat dan sudah terakreditasi dan juga telah mendapatkan penghargaan internasional ISO.

Dokter yang awalnya bersama keluarga datang dari Ambon lalu tinggal dan bersekolah di Jayapura yaitu di SMP Negeri 2 Jayapura Utara pada tahun 1989.

Kemudian dirinya melanjutkan sekolah di SMA Negeri 2 Jayapura hingga lulus pada tahun 1993. Kemudian dirinya keluar Papua dan kuliah dokter S1 di Universitas Kristen Indonesia (UKI) di Jakarta.

Setelah lulus dirinya oleh Kemenkes RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Papua waktu itu dirinya sebagai dokter PTT dan dokter umum langsung ditugaskan di Kabupaten Sarmi pada tahun 2003.

Dirinya juga pernah menjabat eselon 2 sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi.

Meskipun dirinya menyelesaikan kuliah S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai dokter spesialis Bedah namun dirinya selalu bertugas dan bekerja melayani Masyarakat di Papua. Hal itu karena dirinya sudah merasa menyatu dengan masyarakat dan Tanah Papua. (ahm-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *