Rehap Gedung Kantor DPRD Bintuni Kini Masuk Tahap II, Diperkirakan Tahun Ini Selesai

Nampak depan bagian luar Gedung DPRD Teluk Bintuni yang selesai direhab pada tahap pertama. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 1

BINTUNI, InspirasiPapua.idPembangunan rehab gedung Kantor DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Tahap I yang dikerjakan sejak Januari hingga Mei 2021 yaitu pembangunan gedung bagian atap serta interior luar gedung sudah selesai.

Sekretaris DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Mesak Pasalli, M.Si. IP-IST

“Kemudian dilanjutkan pembangunan tahap II yang dimulai pada bulan Juni 2022 ini fokus pada pembangunan bagian dalam gedung yang meliputi rehab ruang plafon dan dinding ruang Sidang Utama,  ruang pertemuan, ruang ketua dewan serta beberapa ruangan pimpinan dan ruang sekretaris dewan.      Serta ruang komisi-komisi A, B dan C,” ungkap Sekretaris DPRD Kabupaten Teluk Bintuni Mesak Pasalli, M.Si kepada media ini, Jumat (24/06/2022).

Pada saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Sementara DPRD Teluk Bintuni di Ruko Panjang Kalikodok distrik Bintuni.

Sekwan DPRD Teluk Bintuni itu juga menjelaskan bahwa progres rehab Kantor DPRD di Kilometer 6 distrik Bintuni sedang berjalan untuk tahun anggaran 2022.

Kita harapkan pekerjaan tahap dua ini berjalan lancar sehingga tahun ini Kantor DPRD sudah bisa digunakan.

Sebab dalam rapat anggota DPRD kadang menanyakan penyelesaian Kantor DPRD ke OPD Teknis yaitu Dinas PUPR. Kita beryukur mudah-mudahan tahun ini bisa diselesaikan.

Pekerjaan tahap pertama sudah dirombak total pengatapan dan itu sudah selesai. Begitu pun dengan bagian interior luar gedung sudah selesai dikerjakan dan sekarang pemborong bangunan lagi merehab bagian dalam gedung.

Yaitu pengerjaan dinding dan plafon ruang sidang utama anggota DPRD. Dimana kami sudah melihat dari dekat bagaimana pemborong dan tukangnya sedang bekerja dan menurut mereka materialnya sebagian besar sudah ada,” papar Mesak.

Nampak belakang bagian luar Gedung DPRD Teluk Bintuni yang selesai direhab pada tahap pertama. IP-IST

Mesak juga mengatakan bahwa pihaknya akan meminta kepada pihak kontraktor apabila masih ada material yang kurang agar segera dipesan agar tidak mengganggu pekerjaan Kantor DPRD yang saat ini sedang berjalan.

“Nantinya kantor DPRD ini refresentatif sehingga kita akan sampaikan ke TAPD pada saat penyusunan anggaran maunya kami dari Sekretariat DPRD  kantor ini agar kelihatan lebih refresentatif baik dari sisi gedung maupun penataan-pentaan halaman. Sehingga perlu penambahan anggaran untuk penataan halaman menjadi taman.

Rehab bangunan dan penataan halaman dilakukan secara bertahap dan kita lebih dulu fokus pada rehab gedung. Dan harapan kami kepada pihak-pihak yang melaksanakan pembangunan juga bisa melaksanakan penataan halaman pada saat kantor sudah rampung serta jalan-jalan yang sedang dikerjakan di seputar kompleks Kantor DPRD juga bisa selesai,” tutur Mesak.

Pemborong pekerjaan rehab gedung tahap II Alim saat menjelaskan rehab ruang sidang uatama DPRD Teluk Bintuni. IP-IST

Mesak juga menambahkan bahwa sejalan dengan pemerintah daerah dimana pembangunan fisik infrastruktur di Teluk Bintuni terus mengalami perkembangan utamanya kantor-kantor dan juga insfrastruktur jalan dan sarana-saran umum lainnya.

“Terkait hal tersebut maka kami berharap Kantor DPRD Teluk Bintuni juga segera diselesaikan agar anggota DPRD sebagai refresentasi dari masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni bisa melaksanakan tugas-tugas dengan baik guna  mewujudkan visi dan misi Bupati demi kesejahteraan rakyat Teluk Bintuni,” pungkasnya.

Sementara itu, pemborong pekerjaan rehab bagian dalam gedung DPRD Teluk Bintuni tahap II Alim kepada media disela-sela mengerjakan rehab Ruang Sidang Utama DPRD Teluk Bintuni mengfatakan bahwa pihaknya mendatangkan tukang khusus dari Surabaya untuk merehab dinding dan plafon Ruang Sidang Utama DPRD.

“Material dinding dan plafon kami datangkan langsung dari Surabaya dimana dinding ruang sidang utama ini menggunakan bahan dari alumunium dan plafonnya menggunakan PVC.

Nampak material dinding Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Teluk Bintuni yang siap dipasang. IP-IST

Keunggulan material tersebut keduanya tahan air dan awet bisa sampai 15 tahun baru rusak,” ungkap Alim.

Pemborong itu juga mengatakan bahwa tukang sebanyak 7 (tujuh) orang dari Surabaya itu ahli memasang material tersebut.

“Material ini didatangkan kontraktor dengan menggunakan kapal Cargo atau kapal barang selama 2 (dua) minggu perjalanan baru sampai di Bintuni.

Di tempat yang sama, Konsultan Rehab Gedung DPRD Teluk Bintuni Kala mengatakan bahwa target tahun ini rehab dalam gedung bisa selesai hal ini ditunjang dengan kelancaran material dari Surabaya.

“Rehab gedung DPRD di Lantai II plafonnya sudah diganti dengan material PVC. Sedangkan ruangan yang menggunakan dinding alumunium terdiri dari ruang sidang utama, ruang pertemuan, ruang ketua dewan dan ruang pimpinan DPRD lainnya serta ruang sekretaris dewan dan juga rehab ruang-ruang komisi yaitu A, B dan C.

Ruang-raung komisi ini disekat-sekat. Kalau hujan air sudah tidak bisa masuk ke dalam gedung ataupun ruang yang ada di gedung DPRD tersebut.

Sebab tahun lalu kontraktornya sudah kita suruh untuk memantau apakah air hujan masih bisa masuk atau tidak. Dan ternyata air sudah tidak ada yang masuk ketika hujan, Selain itu kami juga sering mengecek atau melihat ketika tukang sedang bekerja.

Nampak pekerjaan jalan cor menuju Kantor DPRD Teluk Bintuni yang sedang dikerjakan saat ini oleh kontraktor. IP-IST

Kalau pengecoran jalan melingkar itu yang kerjakan kontraktornya beda dengan pekerjaan rehab gedung.

Rencananya jalan dibangun keliling dimana rencana halam parkir dibuat di bekakang sedangkan parkir kendaraan tamu-tamu VIP nantinya akan disediakan di bagian depan gedung DPRD ini,” tutupnya mengakhiri wawancaranya. (01-IP)

 

 

 

 

 

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *