Para Pelatih Dari Setiap Sasana Di Bintuni Diminta Perhatikan Dua Hal Dalam Seleksi Atlit Tinju

Nampak saat rapat koordinasi Pengurus Pertina Kabupaten Teluk Bintuni pada hari Sabtu 04 Juni 2022. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 4

BINTUNI, InspirasiPapua.id– Dalam rangka menyambut Gubernur Cup yang akan digelar di Kaimana pada bulan Agustus 2022 mendatang, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Teluk Bintuni juga mempersiapkan diri dengan mengadakan rapat koordinasi yang dilaksankan pada hari Sabtu 04 Juni 2022 lalu.

Salah satu hasil rapat koordinasi itu mengagendakan seleksi atlit tinju yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 20-25 Juli 2022 mendatang.

Terkait seleksi atlit Tinju yang akan digelar tersebut, Ketua Wasit Hakim Supervisor Pertandingan Pertina Kabupaten Teluk Bintuni Zeth Wabdaron, Minggu (25/06/2022) kepada  media ini di Bintuni mengatakan bahwa berkaitan dengan seleksi atlit tinju yang akan digelar dilakukan pada tanggal 20-25 Juli 2022.

“Maka kepada semua ketua sasana dan pelatih yaitu 10 sasana yang ada di kabupaten Teluk Bintuni agar memperhatikan 2 (dua) hal dalam menyeleksi atlit tinju disasananya masing-masing.

Pertama hasil seleksi semi pertandingan itu tetap mengacu pada aturan IBA. Sehingga kami ingin memastikan bahwa para ketua sasana dan pelatih kepala sasana agar menyiapkan administrasi atlit sebagai berikut, pertama kategori petinju yunior umur 15-17 tahun agar dibuktikan dengan akte kelahiran atau kartu keluarga asli dan surat ijin orang ketua yang ditandatangani di atas materei 10.000.

Kedua, untuk kategori senior umur 18-40 tahun dibuktikan dengan akte kelahiran atau KTP. Dan bagi petinju yunior atau senior yang akan mengikuti seleksi semi pertandingan ini dikhususkan bagi petinju yang khusus berdomisili di Bintuni dan bukan petinju dari luar kabupaten Teluk Bintuni,” ungkap Wabdaron.

Wabdaron juga menambahkan bahwa bagi setiap kelas 1, contoh kelas layang ringan 45 kg, setiap sasana hanya punya 1 petinju mengingat ada 10 sasana sehingga kelas layang ringan mesti ada 10 petinju yang akan ikut penarikan undian untuk masuk dalam bagian pertandingan.

Jadi setiap kelas 1 petinju baik itu yunior atau senior putra dan putri. Dengan mengacu pada informasi tersebut. Maka mulai dari sekarang setiap pelatih sudah bisa mengadakan seleksi secara intern di sasananya masing-masing untuk mendapatkan perwakilan kelas terbaiknya,” papar Wabdaron. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *