Keluarga Yanto Idoorway Mendesak Polisi Membuka Tabir Forensik

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 0

Kuasa Hukum Keluarga Yanto Idoorway Desak Polisi Buka Hasil Autopsi

 

MANOKWARI, inspirasipapua.id — Bagi keluarga Yanto Idoorway, pertanyaan tentang kematian lelaki itu belum selesai hanya karena jenazah telah ditemukan. Ada satu bagian penting yang masih mereka tunggu: apa yang sebenarnya ditemukan oleh pemeriksaan forensik terhadap tubuh Yanto.

Kuasa hukum keluarga, Yohanes Akwan, meminta Kasat Reskrim Polres Pegunungan Arfak menjelaskan hasil pemeriksaan medis dan forensik yang telah dilakukan terhadap korban. Penjelasan itu dinilai penting untuk membedakan antara fakta medis dan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami meminta penyidik menjelaskan penyebab kematian Yanto, ada atau tidaknya tanda kekerasan maupun trauma sebelum korban masuk air, serta apakah temuan medis konsisten dengan korban masih hidup saat masuk ke air,” kata Yohanes.

Permintaan tersebut bukan, kata dia, untuk mengarahkan penyidikan pada kesimpulan tertentu. Keluarga justru ingin memastikan setiap kesimpulan mengenai kematian Yanto dibangun dari bukti ilmiah.

Salah satu hal yang menjadi perhatian keluarga adalah kondisi tubuh korban ketika ditemukan. Dalam perkara kematian yang berkaitan dengan air, pemeriksaan forensik dapat menjadi bagian penting untuk menjawab sejumlah pertanyaan: apakah korban meninggal sebelum berada di air, mengalami cedera sebelumnya, atau temuan pada tubuhnya lebih sesuai dengan peristiwa setelah berada di dalam air.

Namun, pertanyaan tersebut tidak dapat dijawab hanya dari dugaan atau kesaksian yang berdiri sendiri. Pemeriksaan jenazah, rekam medis, temuan di lokasi, keterangan saksi, serta bukti lain perlu dibaca sebagai satu rangkaian.

Karena itu, Yohanes meminta polisi menyampaikan secara terbuka apabila masih terdapat pemeriksaan yang belum rampung.

“Apabila masih ada pemeriksaan yang belum selesai, kami meminta penyidik menjelaskan pemeriksaan apa yang masih menunggu hasil,” ujarnya.

Menunggu Fakta, Bukan Spekulasi

Keluarga, menurut Yohanes, menghormati proses penyidikan dan asas praduga tak bersalah. Mereka tidak ingin kematian Yanto menjadi ruang bagi tudingan tanpa dasar terhadap siapa pun.

Tetapi penghormatan terhadap proses hukum, kata dia, tidak berarti keluarga harus berhenti mempertanyakan fakta-fakta yang belum dijelaskan.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Kami meminta penyidik menjelaskan fakta medis dan hasil pemeriksaan secara transparan,” kata Yohanes.

Sikap tersebut menjadi penting karena informasi mengenai kematian seseorang mudah berkembang menjadi berbagai versi ketika fakta resmi belum tersedia. Dalam situasi seperti ini, hasil pemeriksaan forensik seharusnya menjadi salah satu pijakan utama untuk menguji berbagai kemungkinan, bukan sekadar pelengkap administrasi penyidikan.

Autopsi sendiri tidak selalu memberikan jawaban tunggal atas seluruh rangkaian peristiwa. Dalam praktik forensik, kesimpulan mengenai sebab dan mekanisme kematian dapat membutuhkan korelasi dengan pemeriksaan laboratorium, kondisi jenazah, lokasi penemuan, serta informasi mengenai peristiwa sebelum kematian.

Karena itu, keluarga Yanto meminta polisi menjelaskan bukan hanya apa kesimpulan pemeriksaannya, tetapi juga apakah seluruh pemeriksaan yang diperlukan telah selesai.

Bagi keluarga, penjelasan itu bukan semata persoalan teknis hukum atau kedokteran. Di baliknya ada kebutuhan yang lebih sederhana: mengetahui apa yang terjadi pada Yanto sebelum kematiannya.

Sembilan hari pencarian sebelum jenazah Yanto ditemukan telah meninggalkan duka sekaligus pertanyaan bagi keluarganya. Kini, setelah tubuh korban ditemukan, mereka berharap proses hukum tidak berhenti pada penemuan jenazah.

Mereka menunggu jawaban yang dapat diuji oleh bukti.

Dan jawaban itu, bagi keluarga, semestinya tidak lahir dari spekulasi—melainkan dari pemeriksaan ilmiah, keterangan para saksi, serta penyidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.

**(Tim/red/MA/inspirasi Papua.id)**

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *