Views: 269
Sat Resnarkoba Bintuni Bongkar Peredaran Sabu, Satu Pengedar Dibekuk dengan Ratusan Paket Siap Edar
BINTUNI – Satuan Reserse Narkoba Polres Teluk Bintuni kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial L.A.N (48), warga Jalan Kanal Victory, Sorong Timur, berhasil ditangkap bersama ratusan paket sabu yang siap diedarkan di wilayah Bintuni.
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Agung Gumara Samosir, S.I.K membenarkan penangkapan tersebut. Aksi pengungkapan bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sekitar Tugu Bintuni Bangkit, Jalan Raya Tisai, Sabtu (23/8/2025).
Kronologi Penangkapan
Informasi yang masuk langsung ditindaklanjuti oleh Tim Opsnal Sat Narkoba. Sekitar pukul 11.30 WIT, polisi melakukan pemantauan di lokasi. Seorang pria dengan gelagat mencurigakan menjadi target utama.
Hingga malam hari, pukul 20.00 WIT, pria tersebut terlihat naik ojek menuju Kota Bintuni. Tim langsung membuntuti hingga kawasan Kampung Lama Bintuni. Saat itulah penyergapan dilakukan.
Benar saja, dari hasil penggeledahan ditemukan 5 bungkus plastik putih berisi sabu, 5 bungkus berlapis lakban hitam, serta 1 plastik bening. Kepada petugas, tersangka mengaku hendak mengantar paket narkotika itu ke pelanggan di sekitar Pasar Sentral Bintuni.
Penggeledahan Rumah & Penemuan Besar
Tak berhenti di situ, tim melanjutkan penggeledahan ke rumah tersangka di Jalan Raya Tisai. Hasilnya mengejutkan. Polisi menemukan ratusan paket sabu dengan rincian:
81 bungkus sabu dibalut tisu putih
8 bungkus sabu berlapis lakban hitam
76 plastik bening berisi sabu
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa L.A.N bukan sekadar pengguna, melainkan pengedar aktif dengan jaringan cukup luas.
Barang Bukti & Tindak Lanjut
Dari total penyitaan ratusan paket sabu, polisi mengamankan:
77 bungkus plastik bening
13 bungkus lakban hitam
9 bungkus lakban coklat
86 bungkus tisu putih
Saat ini tersangka telah diamankan di Polres Teluk Bintuni untuk pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan lebih besar di balik peredaran ini.
“Kami akan lakukan pengembangan, uji laboratorium terhadap barang bukti, serta koordinasi dengan pihak terkait. Tidak ada ruang bagi narkoba di Bintuni,” tegas Kasat Resnarkoba.
Pesan Tegas untuk Masyarakat
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa narkotika masih mengintai masyarakat di daerah. Kerja sama warga sangat penting agar sindikat-sindikat pengedar bisa dibongkar hingga ke akarnya.
Polres Teluk Bintuni pun menegaskan komitmennya: setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti tanpa kompromi. **
(Tim Redaksi Kadate/Inspirasi Papua)













