Jaksa Agung ST Burhanuddin Terpesona oleh Sejarah dan Transformasi Kejaksaan RI

Bagikan berita ini

Visits: 18

Jaksa Agung ST Burhanuddin Terpesona oleh Sejarah dan Transformasi Kejaksaan RI

Dalam kunjungan kerja ke daerah, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengalami momen mengesankan ketika melihat bangunan-bangunan kantor Kejaksaan yang telah berdiri sejak era 1950-an. Bangunan-bangunan ini adalah simbol eksistensi Kejaksaan, terutama di wilayah Jawa.

Pada tanggal 2 September, Kejaksaan RI merayakan Hari Lahirnya, yang diresmikan melalui Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 196 Tahun 2023. Hari ini dianggap sebagai kesempatan untuk melakukan transformasi dan introspeksi lembaga Kejaksaan, dengan tetap menghormati sejarahnya.

Hal ini mengukuhkan bahwa Kejaksaan RI lahir bersamaan dengan negara Indonesia sebagai penegak hukum yang penting dalam pembentukan negara ini.

Jaksa Agung menyampaikan bahwa 78 tahun yang lalu, tepatnya 15 hari setelah kemerdekaan Indonesia, Kejaksaan RI lahir, dan ini adalah momen yang patut dijadikan inspirasi untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini.

Secara literasi, banyak yang mengaitkan Jaksa Agung RI pertama, R. Gatot Taroenamihardja, dengan tanggal 2 September 1945 sebagai tonggak sejarah lahirnya Kejaksaan RI, meskipun secara definitif Jaksa Agung pertama diangkat pada 22 Agustus 1945.

Peristiwa penting terjadi pada 22 Juli 1960 ketika terjadi pemisahan kelembagaan antara Kejaksaan RI dan Departemen Kehakiman, yang kini dikenal sebagai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kejaksaan RI merupakan lembaga pemerintah yang berfungsi dalam kekuasaan Kehakiman, dengan tugas utamanya adalah penuntutan dan wewenang lainnya berdasarkan Undang-Undang.

Jaksa Agung menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberi prioritas penanganan kasus hukum yang merugikan masyarakat. Lebih lanjut, Kejaksaan RI diharapkan mampu menjadi solusi bagi berbagai masalah hukum masyarakat, dengan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan hukum yang lebih cepat, adaptif, dan transparan.

Dalam rangka merayakan ulang tahun Kejaksaan RI yang ke-78, Jaksa Agung berharap agar Kejaksaan selalu berada di hati masyarakat, menggambarkan komitmen mereka dalam menjaga keadilan dan ketertiban di negara ini. (rls)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *